Titil Kamal kembali memerankan karakter perempuan penuh luka dalam film terbarunya Getih Ireng. Sebelumnya Titi Kamal memerankan karakter Aqilla dalam film Air Mata di Ujung Sajadah 2 yang banyak menampilkan luka emosional, kehilangan anak.

Getih Ireng, film horor yang diangkat dari thread viral karya Jero Poin ini menampilkan Titi Kamal sebagai Rina seorang istri yang sangat mendambakan anak, namun mengalami keguguran karena gangguan gaib.
Untuk mendalami karakter Rina, Titi Kamal mengaku, mengaku mendalami luka lama demi mendalami peran itu. Peran kali ini menjadi salah satu yang paling emosional sepanjang karirnya.
“Dan untuk memerankan itu, aku emang coba bangun kembali dengan karakter. Karakternya Rina juga kadang juga waktu itu aku sangkutin sendiri juga sih ke pribadi. Waktu itu aku pernah sebelum anak yang pertama sempet keguguran, sempet nggak berhasil. Jadi itu bikin aku sedih setelah aku menunggu selama 3 tahun. Jadi emang kesedihan-kesedihan itu aku ambil juga, tapi aku sesuaikan sama karakter Rina,” ungkap Titi Kamal usai premiere menjelaskan Getih Ireng bersama cast, prosuder, sutradara, dan penulis
Pengalaman itu sempat membuat Titi terpukul, ia harus menunggu lama sebelum akhirnya memiliki anak pertama. Diakuinya rasa sedih dan trauma yang pernah dialaminya membantu performa akting yang lebih jujur.
“Kalau untuk tantangan Rina sendiri, Rina ini kan digambarkan, dia itu sosok yang baru banget nikah dengan Pram dan dia sangat menginginkan keturunan. Tapi karena suatu hal, teror dari seorang kakek misterius yang mengakibatkan bahkan sampai janinnya keguguran. Itu berat banget buat aku, buat aku memerankan sebagai Rina, karena ibu mana yang gak sedih kalau kehilangan anaknya. Pasti semua ibu di dunia ini akan sedih,” kata Titi Kamal.
Bersama Darius Sinathrya yang berperan sebagai suaminya, Pram, keduanya terjerat dalam kisah horor penuh emosi dan pengorbanan. Disutradarai oleh Tommy Dewo dan diproduseri Rocky Soraya, film ini tak hanya menampilkan adegan-adegan menyeramkan khas Hitmaker Studios, tetapi juga mengangkat sisi emosional seorang ibu yang kehilangan harapan untuk memiliki anak. Getih Ireng tayangan pada 16 Oktober 2025.





