Cakraline.com. TANGSEL- Humble Baker terus melakukan lengkah ekspansi straeegis setelah pertumbuhan bisini yang signifikan pada outlet pertama di Jalan Wolter Monginsidin, Jakarta Selatan dalam satu tahun terakhir.

Humble Baker resmi membuka outlet kedua di Anggrek Loka BSD, Tangerang Selatan pada Jumat (24/4/2026). Hadir dalam opening tersebut, Ibnu Pratama, Founder & Chef Humble Baker, serta beberapa owner Humble Baker di antaranya ada Wahyu Budi Susetyo, Atok Aryanto, Taufik Mardian, serta Calvin Widjaja sebagai Business Partner Humble Baker
CEO Humble Baker Chef itu mengatakan, bahwa outlet terbaru ini mengusung konsep interior minimalis yang dirancang untuk memberikan suasana nyaman dan “homy” bagi pelanggan. Lokasi ini ditargetkan menjadi tempat berkumpul yang ideal, baik untuk keluarga, teman, maupun pasangan.
“Konsepnya kita buat minimalis, nyaman, dan hangat. Jadi cocok untuk semua kalangan yang ingin menikmati waktu bersama sambil menikmati produk kami,” ujar Ibnu.
Pemilihan BSD sebagai lokasi outlet kedua bukan tanpa alasan. Ibnu menyebut bahwa komunitas di kawasan tersebut dikenal menghargai kualitas dan proses yang autentik—nilai yang sejalan dengan DNA Humble Baker.
Produk-produk yang ditawarkan mengedepankan proses alami, seperti sourdough dengan fermentasi alami serta berbagai varian roti berbahan premium tanpa tambahan gula buatan. Beberapa menu unggulan antara lain:
Sourdough cranberry cheese walnut, Apple crumble, Mexican chocolate dan chocolate cheese, Varian gandum seperti gandum coklat dan cranberry cheese, Menu unik seperti gandum chicken dengan balutan hummus.
Tak hanya roti, Humble Baker juga menghadirkan menu main course untuk pengalaman dine-in, seperti: Singapore salted chicken rice dengan saus salted egg, Menu khas nusantara dengan sentuhan modern
Kolaborasi Lokal
Untuk melengkapi pengalaman pelanggan, Humble Baker juga menyediakan berbagai minuman, mulai dari kopi hingga minuman segar seperti:
Kopi hasil kolaborasi dengan roastery lokal dari Bandung, Strawberry-based drinks, Matcha latte, Minuman berbasis krim seperti crème brûlée beverages. Menu minuman ini dirancang untuk menemani berbagai suasana, baik santai di siang hari maupun pertemuan sosial.
Premium
Brand Humble Baker lanjut Ibnu, dibangun atas semangat kolaborasi lintas keahlian, mulai dari kuliner, bisnis, hingga inovasi produk. Filosofi “humble” yang diusung berarti rendah hati namun tetap menghadirkan kualitas tinggi. “Kalau mau cepat, jalan sendiri. Tapi kalau mau jauh, jalan bersama. Itu prinsip kami,” ungkap Wahyu, owner lainnya.
Produk yang dihadirkan pun diklaim menggunakan bahan premium dengan harga yang tetap terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
“Kami ingin tidak hanya menjual makanan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan seluruh stakeholder,” ujar Atok Arianto.
Dalam satu tahun terakhir, Humble Baker mencatat pertumbuhan hingga 183%, yang menjadi dasar optimisme untuk ekspansi lebih luas. Ke depan, perusahaan menargetkan pembukaan 7–8 outlet baru dalam tahun ini, serta ekspansi jangka panjang ke berbagai kota di Indonesia, bahkan hingga pasar internasional.
Awalnya, Humble Baker hanya berfokus pada konsep take-away bakery. Namun seiring meningkatnya minat pelanggan, brand ini berkembang dengan menghadirkan fasilitas dine-in serta menu makanan berat. “Harapan kami sederhana, setiap gigitan bisa menghadirkan kebahagiaan dan membuat orang menjadi lebih humble,” tutup Atok.





