Lambatnya perkembangan kasus dugaan penipuan yang dilakukan DH, teman lama Bunga Zainal membuat pemain sinetron Sayap Bunda memendam perasaan kecewa.

Bunga Zainal mendampingi suamnya Sukhdev Sing mendatangi Devisi Profesi dan Pengamanan ( Divpropam Propam) Polri, Selasa (2/6/2026) untuk mengawal laporan terkait dugaan ketidakprofesional oknum penyidik yang menangani perkara tersebut.
Bunga merasa bersalah karena telah memperkenalkan DH teman lamanta yang menilu sang suami. Sukhdev tergoda rayuan teman istrinya berbisnis batubara yang mengakibatkan kini jadi korban penipuan.
Bunga Zainal hadir sebagai saksi menegaskan. Kehadirannyabdi Manes Polri untuk menagih janji, laporan yang masuk sejak Mei 2024.
” Saya hadir di sini Mabes untuk menanyakan laporan selanjutnya,” kata Bunga Zainal didampingi kuasa hukumnya Tommy Sinulingga.
Musih penipuan investasi itu membawa dampak psikologis mendalam bagi Bunga Zainal. Ia mengaku sering bertengkar dengam suaminya dalan waktu yang panjang.
“ Kita sering bertengkar. Jujur saya merasa sangat bersalah. Karena DH ini teman lama saya, yang saya kenalkan kepada suami saya,” ungkap Bunga.
Aktris berusia 39 tahun tersebut mengaku memikul beban moral yang berat karena orang yang diduga melakukan penipuan tersebut meruoakan teman lamanya
Dikatakan Bunga, dirinya merasa sangat bersalah lantaran dialah yang memperkenalkan rekannya, berinisial DH, kepada sang suami untuk menjalin kerja sama bisnis. Sukhdev Singh, mengaku memahami kondisi sang istri, ia bersama-sama tengah berjuang melawan beban moral yang diakibatkan oleh kasus ini.
Menurut Bunga, ia mengenal DH selama kurang lebih 10 tahun. Selama kurun waktu tersebut, ia sebenarnya tidak pernah berniat melibatkan suaminya dalam urusan bisnis dengan DH.
Namun, setelah terus-menerus mendapatkan bujuk rayu, ia akhirnya luluh dan setuju mempertemukan mereka.
“ Dia merayu saya, sampai mengajak double date dinner. Setelah ketemu dan mengobrol, akhirnya terjadi kesepakatan investasi batu bara ini,” tutur Bunga.
Sebagai jaminan investasi, DH memberikan tiga lembar cek dengan total nilai mencapai miliaran rupiah. Namun, saat hendak dicairkan, cek tersebut dinyatakan kosong karena tidak memiliki dana yang cukup.
Selama dua tahun menunggu proses hukum tak berjalan sesuai harapan. Bunga merasa ada kejanggalan. Belum ditetapkan DH sebagai tersangka, sehingga kini dirinya ingin mencari keadilan dan berharap kasus tersebut bisa dilanjutkan proses hukumnya.
“Padahal di perdata kami sudah menang. Kenapa tidak ada kejelasannya? Makanya kami mendatangi Divpropam agar bisa mendapatkan keadilan,” katanya.
Sukhdev Sing mengatakan, ” Makanya hari ini Bunga punya beban moral sangat tinggi. Ini kan dia cuma hadir sebagai saksi waktu itu diminta keterangan, tapi hari ini dia untuk menemani saya, ke sini untuk memberikan support buat saya sebagai suaminya ya.”






