Thursday, July 9, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Exclusive

Eksistensi  Acha Septriasa Dalam  film Genre Horor  

by nisa
July 9, 2026
0
0
SHARES

Di film terbarunya Acha Septriasa kembali bermain film bergenre horor Munafik. Acha Septriasa   kembali menunjukkan eksistentinya dalam dunia akting  film horor,  setelah sukses berakting dalam  film Qodrat 2. Kali ini Acha memerankan  karakter  Fitri,  remake dari film legendaries asal Malaysia yang sukses besar di 2016.

salah-satu-adegan-film-Munafik
salah-satu-adegan-film-Munafik

Acha Septriasa mengungkapkan  antusiasmenya saat dipercaya memerakan karakter Fitri yang memiliki posisi sakrala  dalam cerita Munafik,   karena, menjadi sumber  dari adegan kerasukan yang  plaing diingat penonton.    Ia merasa bangga bisa meneruskan ikon tersebut dalam balutan budaya Indonesia. “ Saya  dapat  privilege untuk bisa memainkan karakter box office. Film yang  fenomela di Malaysia dulu dengan jalan cerita dari tempat saya tumbuh, kelahiran saya, gitu loh, “ ungkap Acha Septriasa.

READ ALSO

Baim Wong Gandeng Prilly Latuconsina, Davina Karamoy dalam Drama Komedi

Ria Resty Fauzy Terus Berkarya di usia 60 tahun rilis ‘Rindu yang Menyiksa’

 

Dibawah arahan sutradara Guntur Suharyanto, film ini mengangkat tema keagamaan, spiritulitas, dan horo dengan sentuhan local Indonesia yang kuat.  “ Dulu karakternya Maria, sekarang namangya Fitri, cerita anak yang tumbuh dikalangan pedesaan. Film ini sangat  eksploratif dan challenging gitu,” ujar Acha.

 

Bagi aktirs kelahiran 1 Septermber 1989 itu. naskah film tersebut memberikan pengalaman yang sangat berbeda secara emosional. Ia merasa terkesan denan  dengan kedalaman cerita yang disuguhkan.  “Adegan kerasukan itu sangat menguras emosional.  Saya berusaha bermain sesempurna mungkin,” bebernya.

 

Acha menceritakan, versi Indonesia  lebih menampilkan intensitas aksi yang tinggi dibanding aslinya.  Untuk melakuka adengan membutuhkan fisik yang kuat.  “ Adegan yang saya lakukan, banyak adegan berbahaya,  saya menikmati  proses itu,” kata Acha Septiasa.

 

Tangtangan terbesar selama syutinh adalah ketika ia harus melakukan adegan yang paling ikonik, yakni adengan merayap dinding.  Karena adegan itu terlalu berat, ia harus melakukan adengan seperti adengan Spiderman,  memanjat dinding setinggi tujuh meter. 

 

Semula adegan dicoba dilakukan Acha sendiri, namun harus dilakukan oleh pemeran penganti. Diakui Acha, ia sudah beberapa kali mencoba, namun adegan itu terlalu berat dan berbahaya. Ia mengalami kesulitan.

 

“ Ada adegan yang manjat temboknya kayak cicak itu,  sling-nya dipasang di bagian samping, ternyata  berat sekali.  Dan saya kesulitan ya untuk melakukan adegan itu, merangkak ketika sling dipasang tubuh harus lurus tegak.  Tap badan saya terlihat cenderung  miring,  cukup berbahaya, demi keamanan  maka dilakukan oleh pemeran penganti, “ jelas Acha.

 

Difilm ini Acha Septriasa senang bisa kembali berakting bersama Arya Saloka, setelah lebih 10 tahun tak terlibat dalam satu proyek film. Arya Saloka memerankan  karekter  ustad Adam,  tokoh yang berjuang melawan kekuatan jahat.

 

Acha tak mengalami kesulitan mendalami karakter Fitri, seorang perawat yang tak menerima kehilangan ibunya. Kematian sang ibu membawa  dampak negatif pada dirinya, konsisi tersebut semakin tak membaik ketika ayahnya menikah kembali.  Fitri memendam amarah yang luar  biasa sehingga mengalami kerusakan iblis.

 

“ Jadi banyak kemarahan didalam dirinya sendiri, sehingga tak menyalahkan tuhan, tak percaya takdir, sehingga Fitri diganggu iblis. Jadi selama proses syuting abanyak adegan emosional dan mengurang emosi,” tutup Acha Septriasa.

 

Related Posts

Baim Wong Gandeng Prilly Latuconsina, Davina Karamoy dalam Drama Komedi
Exclusive

Baim Wong Gandeng Prilly Latuconsina, Davina Karamoy dalam Drama Komedi

July 9, 2026
Ria-Resty-Fauzy.
Exclusive

Ria Resty Fauzy Terus Berkarya di usia 60 tahun rilis ‘Rindu yang Menyiksa’

July 9, 2026
Ruben-Onsu-bertemu-Anak-anak-didampingi-Sarwendah-ft-Ist.
Exclusive

Sarwendah  Berjuang Mempertahankan Hak Asuh Anak-Anak

July 3, 2026
Ria-Resty-Fauzy.
Exclusive

Ria Resty Fauzy Lepas Kangen rilis  ‘RIndu yang Menyiksa’

July 3, 2026
Exclusive

Ria Resty  Fauzy  Lama Vakum  Lepas Rasa Kangen rilis   ‘Rindu yang Menyiksa’

July 3, 2026
Ruben-Onsu-Saat-Menunaikan-Ibadah-Umroh-ft-Instag
Exclusive

Pulang Umrah  Ruben Onsu  Tak Mau  Soal Hak Asuh Anak

July 2, 2026
No Result
View All Result

Recent Posts

  • Eksistensi  Acha Septriasa Dalam  film Genre Horor  
  • Baim Wong Gandeng Prilly Latuconsina, Davina Karamoy dalam Drama Komedi
  • Ria Resty Fauzy Terus Berkarya di usia 60 tahun rilis ‘Rindu yang Menyiksa’
  • Sarwendah  Berjuang Mempertahankan Hak Asuh Anak-Anak
  • Ria Resty Fauzy Lepas Kangen rilis  ‘RIndu yang Menyiksa’

Recent Comments

    Archives

    • July 2026
    • June 2026
    • May 2026
    • April 2026
    • March 2026
    • February 2026
    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline