Usia tak membatasi seseorang untuk terus berkarya. Penyanyi senior Ria Resty Fauzy ingin membuktikan eksistensinya di industri musik Indonesia. Setelah sekitar dua dekade vakum merilis karya baru, pelantun lagu-lagu pop melankolis era 1980 hingga 1990-an itu resmi meluncurkan single sekaligus video musik terbaru berjudul “Rindu yang Menyiksa”.

Perilisan lagu ciptaan Dommy Alen tersebut menjadi momen istimewa dalam perjalanan karier Ria Resty Fauzy. Selain menandai comeback-nya ke industri musik pada 2026, karya tersebut juga menjadi bagian dari perayaan 40 tahun kiprahnya sebagai penyanyi.
Bagi Ria, “Rindu yang Menyiksa” bukan sekadar pelepas rindu dengan para penggemarnya. Lagu itu juga membawa pesan bahwa usia tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti berkarya.
“Dengan lagu ini saya ingin menyampaikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berkarya. Musik sudah menjadi bagian hidup saya selama 40 tahun,” ujar Ria Resty Fauzy di Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Ria Resty Fauzy rilis single Rindu yang Menyiksa, rayakan 40 tahun berkarya. Karakter vokal Ria yang khas tetap terdengar kuat dalam lagu tersebut. Dipadukan dengan aransemen pop yang emosional, “Rindu yang Menyiksa” menghadirkan nuansa hangat yang mengingatkan pendengar pada era keemasan musik pop Indonesia.

“Alhamdulillah, ini jadi salah satu momen paling bahagia. Masih bisa berkarya di usia sekarang. Awalnya deg-degan, apakah masih ada orang-orang yang mengenal saya, karena sudah lama menghilang,” ungkapnya. Ria mengaku keinginannya untuk kembali bernyanyi sebenarnya sudah lama dipendam. Rasa rindu itu muncul setiap kali melihat rekan-rekan seangkatannya masih aktif tampil di televisi dan berbagai panggung musik.
“Iya, tiarap selama 20 tahun. Awalnya ketika melihat teman-teman satu angkatan saya masih nyanyi di TV, jujur ada rasa rindu, kangen ingin nyanyi lagi,” tuturnya.





