Cakraline.com Memasuki usia 40 tahun, istri pesepak bola Irfan Bachdim itu justru semakin memahami pentingnya memberi perhatian kepada diri sendiri, di tengah kesibukannya menjalani peran sebagai ibu dan mengurus keluarga.

Bagi Jennifer Bachdim, bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti merawat diri, kehilangan kepercayaan diri, atau membatasi keinginan untuk mencoba hal baru.
Perubahan fisik, termasuk kondisi kulit yang tidak lagi sama seperti ketika masih muda, menjadi bagian dari perjalanan yang ia alami. Namun, Jennifer tidak melihat perubahan tersebut sebagai sesuatu yang harus disesali. Baginya, bertambahnya usia merupakan proses alami yang perlu dihadapi dengan penerimaan diri sekaligus kebiasaan merawat tubuh secara konsisten.
“Saya sekarang memasuki usia 40 tahun dan masih melihat perubahan dalam diri saya, terutama pada kulit,” ujar Jennifer saat bincang- bincang tentang Pond’s Age Miracle Runway di Jakarta Fashion Week 2027 , Pondok Indah Mall 3 Jakartta belum lama ini.
Pengalaman itu membuatnya semakin menyadari bahwa perawatan diri bukan sekadar urusan penampilan. Ada hubungan antara bagaimana seseorang memperlakukan dirinya sendiri dan bagaimana ia membangun rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Jennifer mengaku mulai memahami pentingnya merawat kulit ketika berusia 30 hingga 35 tahun. Kesadaran tersebut semakin kuat setelah memasuki usia 40-an, ketika ia merasakan perubahan pada kulitnya. Sejak itu, ia memandang perawatan kulit sebagai investasi jangka panjang, bukan semata-mata upaya untuk mempertahankan penampilan muda.
“Saya bukan seseorang yang suka menggunakan banyak riasan. Saya lebih menyukai kulit yang terlihat sehat dan indah. Karena itu, bagi saya, berinvestasi dalam perawatan kulit sangat penting,” katanya.
Bagi Jennifer, merawat diri bukan berarti harus mengejar kesempurnaan fisik. Ia lebih menekankan pentingnya memahami kebutuhan tubuh, menerima perubahan seiring bertambahnya usia, dan melakukan hal-hal yang membuat dirinya merasa nyaman.






