Cinta Laura menyoroti pentingnya pendidikan dan kesempatan antara pekerjaan dengan kehidupan masa depan dua orang ART yang bekerja dirumahnya.

Bagi Cinta Laura seorang ART, tidak boleh kehilangan kesempatan belajar. Ia menceritakan kedua ART tersebut mulai bekerja di rumahnya pada masa pandemi. Saat itu, kondisi pendidikan memang tidak ideal sampai membuat keduanya harus berhenti sekolah.
Kedua asisten itu bekerja dirumahnya bertepatan dengan pandemi Covid-19 membuat banyak anak dan remaja, terutama di daerah terpencil, mengalami kesulitan untuk mengakses pendidikan.
Pasca pandemi Cinta, menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan dengan membantu 2 asisten rumahnya untuk melanjutkan sekolah hingga jenjang SMA. Salah satu ART-nya bernama Sasla kini berhasil lulus melalui program Paket C setelah sempat putus sekolah akibat pandemi Covid-19.
Keberhasilan tersebut menjadi momen membahagiakan bagi Cinta Laura. Ia menceritakan, keputusannya membiayai pendidikan kedua ART berawal dari keprihatinan melihat mereka kehilangan kesempatan belajar akibat pandemi.
“Aku punya dua ART di rumah, dua-duanya datang waktu masa pandemi,” kata Cinta Laura.
Kedua asisten rumah yang putus sekolah tersebut Cinta, berupaya memberikan kesempatan agar dapat kembali belajar dan memiliki bekal untuk masa depan.
Cinta juga mengikutsertakan asisten rumanya untuk les bahasa Inggris. Ia menilai kemampuan berbahasa asing merupakan keterampilan penting yang dapat membuka lebih banyak peluang dalam kehidupan maupun dunia kerja.
Setelah ART-nya berusia 18 tahun, Cinta Laura kemudian membiayai pendidikan melalui program Paket C agar ia bisa memperoleh ijazah setara SMA.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Beberapa bulan lalu, Sasla berhasil menyelesaikan pendidikan Paket C dengan nilai yang baik.
Cinta juga memberikan pada asisten kedua menempuh pendidikan setara SMA dan telah duduk di kelas 11.
Bagi Cinta Laura, pendidikan bukan sekadar soal mendapatkan ijazah, melainkan juga membuka kesempatan bagi seseorang untuk menentukan arah hidupnya sendiri.
Pemeran Alma Becker dalam film Panggonan Wingit 2: Miss K (2024) menegaskan, tidak ingin kedua ART-nya harus menjalani pekerjaan yang sama sepanjang hidup mereka hanya karena keterbatasan pendidikan.
Ia pun berharap, setelah memiliki bekal pendidikan yang memadai, keduanya dapat memilih pekerjaan sesuai minat dan kemampuan masing-masing. Peluang tersebut bisa berupa pekerjaan kantoran maupun profesi lain yang ingin mereka tekuni.
“Aku nggak mau mereka jadi ART selamanya. Kalau mereka bisa punya opsi dalam hidup mereka untuk nanti kerja di kantor atau kerja yang lain,” ujar Cinta Laura.





