Cakraline.com – Film Cinta Lama Babak Kedua (CLBK) menyajikan romansa yang berbeda dari kebanyakan film Indonesia. Jika film romantis umumnya mengangkat perjalanan cinta anak muda, CLBK justru menempatkan dua tokoh lanjut usai sebagai pusat cerita.

Melalui akting Widyawati sebagai Nin Sita dan Slamet Rahardjo sebagai Akung Abi, film ini mengisahkan pertemuan kembali dua mantan kekasih yang terpisah hampir 50 tahun. Film arahan sutradara Ivander Tedjasukmana, mempertemukan kembali di usia senja setelah menjalani kehidupan masing-masing selama puluhan tahun.
Menuru Widyawati, kisah yang diangkat dalam CLBK memiliki kedekatan dengan reaslitas kehidupan. Ia menilai fenomena cinta lama bersemi kembali bukan sesuatu yang asing di masyarakat
“ Menarik sekali. Cerianya sangat relate. Mungkin tidak persis seperti ini tetapi pasti ada yang mengalami,” ucap Widyawati saat konferensi pers di XXI Kuningan, Jum’at (26/6/2026)
Berawal dari sepasang kekasih Raka (Iskak Khivano) dan Ambar (Sintya Marisca) yang siap-siap akan menikah, namun terpaksa dibatalkan.
Sita, nenek Raka, yang menjadi penyebabnya. Ia batalkan hajat keluarga ketika bertemu Abi, yang ternyata kakek Ambar. Abi inilah cinta lama yang pernah menyakitkan kalbunya pada masa lalu. Ambar pun coba mendamaikan dengan membujuk Abi agar minta maaf kepada Sita.
“Men-direct dua orang senior dalam satu frame itu jadi tantangan tersendiri untuk saya,” ucap sutradara dan penulis skenario Ivander Tedjasukmana usai pemutaran filmnya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Jumat 26 Juni 2026.
Ivander merasa antusias lantaran mereka langsung paham ketika diberikan sedikit arahan. “Saya belajar banyak sama mereka,” kenangnya lagi.
Film “CLBK” ini memiliki cerita kuat dan dialog menarik yang mudah diingat. Apalagi diwarnai dengan flashback mereka di masa muda yang diperankan oleh Yusuf Mahardhika dan Gisellma Firmansyah, tak pelak alur filmnya terasa lebih unik.
Selain mereka, pemain lain yang juga terlibat ada Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, hingga Annisa Kayla.
“Cerita ini sudah lama tersimpan dalam ‘library’ saya, hampir 10 tahun,” tutur Ivander lagi. “Baru dapat kesempatan tahun lalu bisa diproduksi, dan tayang 2026 ini. Luar biasa banget sih rasanya.”
Tentu saja proyek ini disambut antusias oleh Vladimir Rama, Co-Producer yang juga Founder MIR Productions. “Premis film ini tidak biasa, meskipun pengalaman di dalamnya bisa saja terjadi pada kita semua.”
Menurut hematnya masyarakat membutuhkan film yang seperti ini untuk bisa dinikmati. “Saya puas dengan hasilnya,” lanjut Rama lagi. CLBK tayang di bioskop mulai 2 Juli 2026 mendatang





