Setelah melewati proses kesembuhan dari sakit stroke, penyanyi senior Betharia Sonata punya cara sendiri untuk menjaga kondisi fisiknya agar terus merasa bugar. Yaitu melakukan olahraga jalan sejauh 5 kilometer setiap pagi.

Sesekali Betharia mengunggah foto melakukan kegiatan olahraga. Pelantun lagu Hati Yang Luka, mengatakan, rutin melakukan olahraga selain untuk menjaga kesehatan sekaligus bisa untuk memperpanjang umur.
“ Setiap hari wajib berolahraga 5 km, sehingga saya merasa bahagia setiap hari, dan bisa memperpanjang umur,” ucap Betharia Sonata.
Meski kondisi kesehatan fisiknya sudah bagus, setiap beraktivitas berolahraga Betha mengaku kadang didampingi oleh asistennya. “ Lebih sering sendiri,”katanya.
Selain jalan kaki, ia pada waktu tertentu melakukan olahraga yang agak berat Ngegym. Dengan dua kegiatan itu, diungkap Betharia juga membawa pengaruh besar dpada karirnya sebegai penyanyi. Betha merasa jika nafas teras panjang dan tidak mudah lelah.
“Berkurang sudah pasti, tapi perubahan fisik saya hanya berubah 20 persen. Saya masih bisa ngegym, nafas terasa lebih enteng, tapi harus hati-hati melakukan gerakannya, karena faktor usia juga,” ucapnya.
Betharia kini memiliki sudut pandang baru dalam memaknai kehidupan usai berjuang melawan penyakit stroke ringan. Ibu Leon Dozan dan Nabila Dozan ini menceritakan, sebelum tersernga stroke yang datang tiba-tiba, ia merasa kondisinya baik-baik saja dan tetap beraktivitas seperti biasa. Namun, serangan stroke ringan itu terjadi begitu cepat hingga tidak sempat menyadarinya.
Sekarang Betharia mengaku, tidak lagi menyepelekan tanda-tanda kecil yang diberikan oleh tubuhnya. Jika ada sesuatu terasa ganjil, ia sudah harus tahu melakukan apa. Ia merasa lebih peka.
“Manusia tidak sempurna ya. Tadinya ingin sehat aja, ternyata saya mengalami sakit yang tidak tahu. Tak tahu seketika itu, bisa dibilang katanya stroke ringan gitu,” katanya.
Meski didiagnosis mengalami stroke ringan, mantan istri Willy Dozan itu merasa bersyukur karena, dampak yang dirasakannya tidak separah pasien stroke pada umumnya.
“ Mungkin ringan kali ya? Karena tidak sampai kayak merasakan, saya merasakan tidak sampai parah gitu,” ujarnya.
Di usia yang tak lagi muda, ia menyadari kewaspadaan terhadap kondisi fisik harus ditingkatkan berkali-kali lipat tanpa kompromi. Ia kini mulai menata ulang prioritas hidupnya, dengan menempatkan kesehatan sebagai fokus utama di atas segala aktivitas pekerjaan di dunia hiburan. “ Ternyata hidup ini kita harus waspada. Tidak boleh disepelekan,” jelasnya
Usai kejadian tersebut, penyanyi berusia 63 tahun itu jauh lebih disiplin dalam menjalankan rutinitas harian. “ Pokoknya sederhana saja, hati-hati. Bagaimana menjalani hidup sehat,” tuturnya.





