Monday, August 10, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Film

Film Ketok Mejik Mendapat Perhatian Pasar India

by nisa
August 10, 2026
0
0
SHARES

Film Ketok Mejik Mendapat Perhatian Pasar India

Cakraline.com.  Jakarta – Industri film Indonesia, menunjukkan bahwa cerita lokal tetap memiliki peluang untuk diterima penonton internasional ketika mempunyai tema yang mudah dipahami lintas budaya. Film drama komedi Ketok Mejik,   produksi Haha Production yang melibatkan SHOW Token sebagai Executive Producer ini juga membawa ambisi lebih jauh: memperkenalkan intellectual property (IP) film Indonesia ke pasar internasional

READ ALSO

Jejak Perjalanan  Diding Boneng  dari teater, film dan sinteron

Film Dan Bandung Menawarkan Romansa Yang Lebih Matang

CEO-SHOW-Token-Akshay-Melwani-ingin-membawa-karya-Indonesia-ke-pasar-global-melalui-cerita-dan-IP-loka
CEO-SHOW-Token-Akshay-Melwani-ingin-membawa-karya-Indonesia-ke-pasar-global-melalui-cerita-dan-IP-loka

Film yang disutradarai Yogi S. Calam tersebut telah menggelar special screening di Surabaya dan Malang pada 1–2 Agustus 2026. Keterlibatan SHOW Token membuat Ketok Mejik tidak berhenti sebagai proyek film layar lebar. Film ini menjadi bagian dari strategi untuk melihat sejauh mana cerita Indonesia bisa dikembangkan menjadi IP yang memiliki daya tarik bagi penonton di luar negeri.

 

 “Goal saya adalah membawa Indonesia ke global market, bukan global market yang datang ke Indonesia. Kami ingin membawa proyek-proyek Indonesia ke pasar internasional,” ujar Akshay.

 

Peluang tersebut mulai terlihat ketika Ketok Mejik mendapat perhatian dari pasar India. Akshay mengungkapkan dirinya sempat bertemu dengan pihak pemerintah India untuk memperkenalkan film tersebut. Menurut Akshay, cerita Ketok Mejik memiliki titik temu dengan budaya populer di India karena konsep bengkel ketok magic juga dikenal di negara tersebut.

 

“Saya kemarin diundang oleh pemerintah India dan menjelaskan cerita Ketok Mejik. Di sana juga ada konsep ketok magic, sehingga mereka bisa memahami ceritanya,” kata Akshay.

 

Ia menyebut ketertarikan terhadap film tersebut muncul dalam waktu relatif singkat setelah konsep ceritanya diperkenalkan. Dari sisi industri, Ketok Mejik menjadi contoh bagaimana sebuah film mulai dilihat bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan IP.

 

Cerita yang memiliki karakter dan konflik kuat dapat dikembangkan lebih jauh melalui distribusi internasional, kerja sama produksi, adaptasi, hingga kemungkinan remake di negara lain.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu strategi SHOW Token dalam melihat potensi industri hiburan Indonesia.  “Indonesia punya banyak cerita dan IP yang bisa dibawa ke luar negeri. Kami ingin membuka peluang agar IP Indonesia dapat dikembangkan di pasar lain melalui kerja sama dengan partner internasional,” ujar Akshay.

 

Dengan strategi itu, keberhasilan sebuah film tidak hanya diukur dari jumlah penonton ketika tayang di bioskop. Potensi perjalanan ceritanya setelah penayangan juga menjadi bagian penting dari nilai sebuah IP. Sebelum memasuki penayangan nasional, Ketok Mejik juga mencoba membangun kedekatan dengan penonton melalui special screening di sejumlah kota.

 

Surabaya dan Malang menjadi dua kota yang dipilih untuk memperkenalkan film tersebut lebih awal. Pendekatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas basis penonton film Indonesia di luar pasar Jakarta.

 

Akshay mengatakan strategi tersebut juga diarahkan untuk menjangkau penonton muda, termasuk Gen Z dan komunitas digital. “Kami ingin membawa market baru untuk kembali menonton film ke bioskop. Surabaya, Malang, dan Ponorogo juga menjadi bagian dari upaya kami untuk menjangkau penonton baru, termasuk Gen Z dan komunitas,” tuturnya.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa perjalanan sebuah film kini tidak hanya bergantung pada promosi melalui media konvensional. Komunitas dan kedekatan dengan penonton juga menjadi bagian penting dalam membangun awareness sebelum film tayang.

 

Cerita berawal, Ketok Mejik mengikuti kehidupan Ben yang diperankan Ananta Rispo. Ia mewarisi bengkel milik sang kakek, tetapi harus menghadapi persoalan utang dan berbagai masalah yang muncul setelahnya. Ben kemudian berhadapan dengan karakter-karakter lain yang diperankan Tarra Budiman, Dodit Mulyanto, dan Arief Didu. Bengkel dalam film tersebut bukan sekadar latar cerita.

 

Tempat itu menjadi ruang pertemuan berbagai persoalan, mulai dari konflik keluarga, masalah ekonomi, hingga hubungan antarmanusia. Kombinasi drama dan komedi menjadi pendekatan yang digunakan Ketok Mejik untuk menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Related Posts

Diding-Boneng-ft-Dudut-Suhendra-P.
Film

Jejak Perjalanan  Diding Boneng  dari teater, film dan sinteron

August 3, 2026
Film Dan Bandung Menawarkan Romansa Yang Lebih Matang
Film

Film Dan Bandung Menawarkan Romansa Yang Lebih Matang

July 30, 2026
Rachel Amanda  ” Gue Tuh Bingung”  Drama Komedi Perempuan 
Film

Rachel Amanda ‘Gue Bingung” Drama Komedi Perempuan

October 18, 2025
Samuel-Rizal-foto-DSP
Film

Samuel Rizal di film ‘Mangku Pocong’  belajar ayat kursi di Kereta Api hingga mendadak berbicara bahasa Jawa Kuno

April 18, 2025
Bambang-Seosatyo-di-Gala-Premier-Pinjam-100
Film

Bamsoet Apresiasi Film ‘Pinjam 100 The Movie’ Cermin  Anak Muda  Tak Mudah Menyerah

April 8, 2025
Poster-Tak-Ingin-Usai-Disini
Film

Vannesha Prescilla  Momen Indah Tak Ingin Usai Disini

March 28, 2025
No Result
View All Result

Recent Posts

  • Film Ketok Mejik Mendapat Perhatian Pasar India
  • Pesantren, Bank Sentral, dan Batas Ekonomi Berdikari
  • Paradoks Industrialisasi dan Kedaulatan Ekologis: Melampaui Demokrasi Prosedural Menuju Teknokrasi Hijau
  • NDP  HMI  dalam  Arus  Industrialisasi : Menjaga Tauhid  Sosial  di Tengah  Keserakahan  Kapitalisme  Ekstraktif
  • NDP  dan Paradoks Ukhuwah : Membaca Ulang Lima Titik  Pijak dari  Kelas  KH  Ahmad  Fauzi  Hasyim

Recent Comments

    Archives

    • August 2026
    • July 2026
    • June 2026
    • May 2026
    • April 2026
    • March 2026
    • February 2026
    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline