Cakraline.com. Setelah sukses membintangi puluhan film layar lebar Acha Septriasa kini mendirikan rumah produksi Media Avarta. Pemain film 99 Cahaya di Langit Eropa itu tak sendirian, ia didukung dua orang sahabatanya Arya Setiadharma dan Ardi Dharma, meramaikan industry film nasional.

Novel Satine karya penulis Ika Natassa dipastikan Acha Septriasa akan diadaptasi menjadi film layar lebar dibawah rumah produksinya. Acha mengaku tergoda menjadi produser karena film-film nasional berhasil mengundang penonton terbanyak
“Ini keinginan, kesungguhan kita dalam berkarya, ingin menyampaikan cerita-cerita yang autentik yang mewakili dan mewakili generasi-generasi dan tentunya nggak hanya cerita yang kita create sendiri tapi dari novel-novel yang sudah populer dikehidupan nyata, Novel Santine salah satunya,” ucap Acha Septriasa, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2026)..
Novel tersebut mengangkat perjalanan tentang cinta, penyembuhan luka batin, ambisi, hingga pencarian identitas diri dalam dinamika hubungan modern. Ceritanya menyoroti tekanan emosional yang kerap dirasakan masyarakat urban saat berhadapan dengan ekspektasi sosial dan kebutuhan untuk memahami diri sendiri.
Acha Septriasa menilai cerita dalam Satine memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan banyak orang saat ini. Aktris berusia 36 tahun tersebut berharap penonton dapat merasakan kedekatan emosional dengan konflik yang dihadirkan dalam film nanti.
“Ini cerita yang sangat dewasa. Aku berharap penonton bisa merasa terlibat langsung. Karena cerita ini mengangkat urban loneliness. Semua orang pasti pernah mengalaminya. Pernah merasa sukses, tapi kok hampa. Jadi, Satine ini bercerita tentang itu,” ucap Acha Septriasa. Acha menyebut proyek ini merupakan adaptasi kekayaan intelektual (IP) pertama bagi Avarta Media.
Acha mengatakan proyek ini menjadi langkah penting bagi Avarta Media yang untuk pertama kalinya mengadaptasi sebuah novel ke layar lebar. Ia berharap kisah tersebut dapat disajikan secara elegan sekaligus mendalam.
Sementara Ika Natass, penulis berusia 48 tahun itu menyambut antusius ide Acha. Ia memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan novel Satine karena proses penulisannya memakan waktu cukup panjang dan menyimpan banyak pengalaman personal.
“Senang banget beberapa bulan lalu aku dikontak soal rencana adaptasi salah satu novel yang aku tulis,” kata Ika.
Menurut Ika, Satine merupakan salah satu karya yang paling dekat dengan dirinya dibanding novel lain yang pernah ia tulis.
“Aku bisa bilang ini adalah satu novel yang aku tulis selama dua tahun. Mungkin bisa dibilang salah satu cerita paling personal,” kata Ika Natassa.
Ika berharap dapat mengemas cerita dewasa tersebut dengan sentuhan yang elegan dan mendalam. Hingga saat ini, para pemain yang akan terlibat dalam film Satine masih belum diumumkan. Namun, Ika Natassa mengungkapkan sudah banyak aktris yang tertarik memerankan karakter Satine.
“Jujur, setelah bikin cerita Satine, ada beberapa artis yang menghubungi aku dan bilang, ‘Ini buat gue ya’. Padahal aku saja belum deal apa-apa. Aku ingin karakter perempuan yang kuat, tetapi tetap memiliki sisi rapuh,” tutur Ika Natassa.
Ardi Dharma berjanji akan memberikan yang terbaik dalam proyek ini melalui semangat kolaborasi. “Ini juga jadi proyek yang menantang mengingat sudah banyak novel Mbak Ika yang diadaptasi dan mendapat respons positif,” ujar Ardi Dharma.
Selain Satine, Avarta Media juga akan menggarap film 9 Aku, Love Heals yang akan menjadi debut Acha Septriasa sebagai sutradara. “ Kita inginnya buat karya yang nggak sekadar laris manis di market, tapi juga bisa mewakili cerita sepotong kehidupan dan bisa didengar orang luar,” ucap pemain film Bulan Terbelah dilangit Amerika ini





