Friday, April 24, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Nusantara

Membangun Kilang Pengolahan Minyak (Refinery) Yang Menguntungkan

by sal
July 8, 2021
0
0
SHARES

Arcandra Tahar ( Part 1)

Cakraline.com. Jakarta-Vaksinasi yang berlangsung di banyak negara telah melahirkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi dunia. Salah satu indikatornya adalah permintaan minyak yang terus meningkat hingga semester I 2021. Tren kenaikan konsumsi minyak dunia ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini.

ndustri-Pengolahan-Minyak-foto-instagram-@arcandra-tahar
ndustri-Pengolahan-Minyak-foto-instagram-@arcandra-tahar

Dengan adanya lonjakan konsumsi yang diikuti dengan kenaikan harga minyak, lalu bagaimana industri pengolahan minyak dunia meresponnya. Akahkah membangun kilang minyak masih menjadi investasi yang menguntungkan? Bagaimana membangun kilang yang memberikan keuntungan optimal? Kami akan membahasnya dalam dua seri tulisan berikut ini.

Kilang minyak adalah sebuah plant yang memproses minyak mentah (crude) menjadi bahan bakar minyak (bbm) atau produk lain yang bermanfaat seperti LPG. Setiap kilang minyak dirancang untuk mengolah beberapa jenis minyak mentah saja. Semakin banyak jenis minyak mentah yang dapat diolah oleh suatu kilang maka akan semakin mahal biaya pembangunan kilang tersebut.

Guna menekan biaya pembangunan sebuah kilang maka perencanaan yang matang menjadi kunci. Hal itu penting untuk menentukan fleksibilitas minyak mentah yang mampu diproses. Kalau kilangnya dirancang untuk crude yang berasal dari lapangan di Arab Saudi maka crude dari Iran kemungkinan besar tidak bisa diolah secara efisien. Apakah mungkin kilang dirancang untuk kedua jenis crude ini? Mungkin saja, tapi ongkos membangunnya menjadi lebih mahal.

Membangun kilang seperti membangun dapur sebuah restoran modern. Kalau dapur dan tukang masaknya hanya didesain untuk mengolah jenis seafood, maka biaya peralatan dapur akan lebih murah. Menjadi mahal jika dapurnya dibuat untuk mengolah seafood, ayam, sapi hingga kerbau. Biaya pembangunan dapur juga akan semakin tinggi apabila jenis makanan yang ditawarkan juga beragam seperti masakan Jepang, India, Arab atau Padang.

Seafood, ayam, sapi dan kerbau adalah perumpamaan untuk jenis crude yang diolah. Sementara masakan Jepang, India, Arab dan Padang adalah jenis BBM dan produk yang dihasilkan. Bisa dibayangkan kalau kilang dirancang untuk bisa mengolah semua jenis crude dan menghasilkan berbagai jenis BBM? Tentu akan mahal sekali investasinya.

Investasi yang dibutuhkan untuk membangun kilang oleh perusahaan A belum tentu sama dengan perusahaan B kalau kebutuhan pasarnya berbeda. Karena itu kemampuan untuk merancang spesifikasi kilang dan produk yang dihasilkan yang sesuai kebutuhan pasar di sebuah negara mutlak diperlukan. Disinilah pentingnya perhitungan tekno-ekonomi yang mempertemukan aspek teknikal dan komersial dalam merancang sebuah kilang.

Kembali ke cerita tentang restoran. Biasanya semakin baru sebuah restoran semakin modern dapurnya. Peralatannya semakin canggih dan tukang masaknya khusus tamatan sekolah culinary. Dengan cara ini diharapkan restoran tersebut bisa lebih efisien dalam mengelola pesanan dan menghasilkan makanan yang disukai pelanggannya. Tujuan akhirnya adalah profit yang lebih baik.

Begitu pula dengan kilang minyak. Semakin baru sebuah kilang, tentunya harus semakin efisien dan mampu menghasilkan refinery margin yang lebih bagus.

Apakah cukup mengelola restoran dengan peralatan dapur yang mutakhir dan juru masak yang handal? Ternyata tidak. Diperlukan kejelian management restoran untuk melihat jenis masakan apa yang lagi popular pada masa tertentu. Kalau makanan Padang lagi viral, maka diharapkan restoran bisa mengubah fokus ke menu masakan Padang secara cepat. Harapannya makanan yang terjual bisa lebih banyak dan margin keuntungan menjadi lebih baik.

Begitu juga dengan kilang. Kalau manajemennya tidak responsif terhadap kebutuhan produk kilang yang bisa memberikan margin yang bagus (refinery margin), maka kilang tersebut akan kalah bersaing dengan kilang yang lain. Disinilah diperlukan tim yang berpengalaman untuk memprediksi jenis crude dan jenis produk yang dihasilkan, sehingga sejalan dengan kebutuhan pasar.

Apa itu refinery margin dan apa itu cracking spread? Bagaimana menghitungnya? Berapa refinery margin yang wajar selama ini dan faktor apalagi yang harus dipertimbangkan agar kilang yang dibangun bisa menghasilkan margin yang sesuai? Untuk itu simak ulasan kami pada tulisan selanjutnya. Insyaa Allah.

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Peluncuran 100 CTFP Happiness Golden Hope di Tengah Tanah Bergerak: 6 Kartini Bantargadung Hadirkan Harapan
  • ABPEDNAS Gelar Jaga Desa Awards 2026, Dorong Transparansi dan Partisipasi Warga Desa
  • Marthen Malelak Pedagang Kopi ke  Bisnis  Kecantikan, Sukses di Industri Anti-Aging
  • Mpok Atiek  Rutin Perawatan, Dokter  Patrick  Ungkap Tren Kecantikan 2026 Tanpa Operasi
  • Rossa, Somasi Pemilik Akun Medsos Yang Sengaja Menyebar Fitnah

Recent Comments

    Archives

    • April 2026
    • March 2026
    • February 2026
    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline