Cakraline.com. Carita — Memasuki hari ke tujuh proses pencarian 5 Jurnalis, 1 kapten Kapal, 1 ABK dan seorang pemandu wisata, belum menunjukkan hasil. Masayarakat pesisir Carita, tak tinggal diam. Mereka membantu Tim SAR Gabungan dengan cara menggelar upacara tradisi Larung di Perairan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Ritual adat dan keagamaan ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk membantu proses pencarian lima orang wartawan yang dilaporkan hilang di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat setempat, Abah Siin. Dalam ritual ini, masyarakat melarungkan seekor kerbau ke tengah laut sebagai wujud permohonan keselamatan dan ketenangan alam.
Abah Siin mengungkapkan bahwa ritual adat ini digelar bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk usaha batin (ikhtiar) yang mendampingi pencarian fisik di lapangan oleh tim SAR dan pihak berwenang.
“Upacara Larung ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar kita bersama dalam pencarian lima insan pers yang hilang di perairan Krakatau. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan doa kita melalui perantara upacara ini, sehingga para korban dapat segera ditemukan,” ujarnya di sela prosesi, Senin (14/9/2026).
Warga setempat berharap, melalui perpaduan usaha tim pencari di lapangan serta doa bersama dan ritual Larung ini, keberadaan kelima wartawan tersebut dapat segera terdeteksi dan membawa titik terang bagi keluarga serta rekan-rekan media yang sedang menanti.





