Monday, June 8, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Nusantara

Uap VOCs, Bahaya Besar  Mengancam Pekerja dan Konsumen di SPBU

by sal
March 8, 2026
0
0
SHARES

Cakraline.com – CEO Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mengungkapkan bahwa ancaman terbesar dari operasional SPBU adalah paparan senyawa Volatile Organic Compounds (VOCs) seperti bensena, toluena, dan xilena (BTX). Senyawa tersebut berasal dari penguapan bahan bakar yang terjadi selama proses penyimpanan maupun pengisian BBM.

Kepala-BPKN-Muhammad-Mufti-Mubarok-Sekretaris-Aspek-Abdul-Gofur-CEO-IESR-Fabby-Tumiwa-dan-Brigita-Mahonara-ft-Dudut-SP
Kepala-BPKN-Muhammad-Mufti-Mubarok-Sekretaris-Aspek-Abdul-Gofur-CEO-IESR-Fabby-Tumiwa-dan-Brigita-Mahonara-ft-Dudut-SP

Bahaya pencemaran  itu diungkap Febby Tumiwa dalam diskusi yang diselenggarakan oleh  Aliansi Jurnalis Video (AJV) Divisi Lingkungan Hidup menggelar diskusi publik yang bertemakan, “ Bahaya Pencemaran Uap BBM di SPBU” , di Hotel Amaris Pancoran, Sabtu, 7 Maret 2026.

READ ALSO

Jurnalis dan Relawan Indonesia Diintersep Israel  Segera Dipulangkan

Jurnalis dan Relawan Indonesia Ditangkap Zionis Israel, Global Peace Convoy Indonesia Adakan Pertemuan Dengan Pimpinan MPR

 

 

Menurut Fabby, VOCs dapat muncul ketika bahan bakar disimpan di dalam tangki sehingga terjadi proses evaporasi, saat pengisian bahan bakar kendaraan, maupunketika terjadi kebocoran akibat infrastruktur yang sudah tua.  “Bahaya ini sering kali tidak terlihat, tetapi risikonya besar terutama bagi pekerja SPBU yang setiap hari terpapar uap bahan bakar,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa kandungan VOCs sangat dipengaruhi oleh kualitas bahan bakar. Semakin rendah kualitas BBM, semakin tinggi kandungan senyawa berbahaya tersebut. Sebaliknya, bahan bakar dengan standar lebih tinggi memiliki kandungan VOCs yang lebih rendah.

Di berbagai negara, lanjutnya, SPBU telah menerapkan teknologi vapor recovery system, yaitu alat yang berfungsi menyerap kembali uap bahan bakar agar tidak terlepas ke udara. Namun teknologi tersebut belum digunakan secara merata di Indonesia.

 

“Beberapa SPBU milik Pertamina sudah mulai menerapkan konsep ramah lingkungan, tetapi belum semua menggunakan alat penyerap uap tersebut,” katanya.

 

Fabby juga menekankan pentingnya peningkatan standar kualitas BBM di Indonesia minimal setara Euro 4, yang dapat mengurangi emisi berbahaya. Ia menilai bahan bakar berkualitas rendah tidak hanya memperburuk polusi udara, tetapi juga dapat merusak mesin kendaraan.

 

Selain itu, ia menyoroti perlindungan bagi pekerja SPBU yang seharusnya menggunakan alat pelindung diri, seperti masker khusus dengan karbon aktif atau masker standar N92 untuk mengurangi paparan VOCs.

 

“Ambang batas paparan VOCs yang aman sekitar 0,5 ppm. Idealnya pekerja diperiksa kesehatannya secara berkala, bahkan kadar zat tersebut dalam darah perlu dipantau setiap minggu,” jelasnya.

 

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan penerapan standar keselamatan kerja melalui pengawasan yang ketat, termasuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dari Kementerian Ketenagakerjaan.

 

Pada kesempatan yang sama, Presiden Federasi Serikat Pekerja ASPEK Indonesia sekaligus Sekretaris Eksekutif Jamkeswatch, Abdul Gofur, menyoroti kondisi pekerja SPBU yang dinilai masih jauh dari perlindungan yang layak.

 

Ia menyebut banyak pekerja SPBU yang menerima upah di bawah upah minimum provinsi (UMP). Selain itu, status kerja mereka sering kali tidak jelas, mulai dari magang, pekerja lepas, hingga kontrak jangka sangat pendek.  “Bahkan ada yang kontraknya hanya satu bulan. Ini tentu membuat perlindungan pekerja menjadi lemah,” ujarnya.

 

Gofur menambahkan bahwa pekerja SPBU tidak hanya terpapar uap BBM, tetapi juga polusi dari gas buang kendaraan yang setiap hari keluar masuk area SPBU. Sayangnya, sebagian besar pekerja tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai.

 

Ia juga menyoroti masih banyak pekerja di SPBU yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

“Kami meminta minimal dilakukan pemeriksaan kesehatan berkala bagi pekerja SPBU serta memastikan mereka mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Muhammad Mufti Mubarok, menegaskan pentingnya audit terhadap operasional SPBU untuk memastikan terpenuhinya hak-hak pekerja.

Menurutnya, audit tersebut juga perlu memastikan bahwa pengelola SPBU telah memberikan perlindungan kesehatan, termasuk kepesertaan BPJS bagi para pekerjanya.

 

“Kami mendorong agar dilakukan audit menyeluruh untuk memastikan SPBU memenuhi standar keselamatan kerja serta hak-hak pekerja,” ujarnya.

 

Para pembicara dalam diskusi tersebut sepakat bahwa upaya mengurangi dampak VOCs harus dilakukan melalui dua langkah utama, yaitu meningkatkan kualitas bahan bakar yang beredar di masyarakat dan mewajibkan penerapan teknologi penangkap uap BBM di seluruh SPBU.

Selain itu, pengawasan pemerintah serta penerapan regulasi ketenagakerjaan dinilai sangat penting untuk memastikan pekerja SPBU mendapatkan perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja yang layak.

 

Related Posts

Global-Sumud-Flotilla-Menunggu-Kedatangan-relawan-yang-ditahan-militer-Israel-di-Istanbu
Nusantara

Jurnalis dan Relawan Indonesia Diintersep Israel  Segera Dipulangkan

May 22, 2026
Anggota-Dewan-Pengarah-GPCI-Bertemu-Pimpinan-MPR-RI-Hidayat-Nurwahid-ft-Ist
Nusantara

Jurnalis dan Relawan Indonesia Ditangkap Zionis Israel, Global Peace Convoy Indonesia Adakan Pertemuan Dengan Pimpinan MPR

May 19, 2026
Mahasiswi-UBSI-Korban-KAI
Nusantara

Gita Septia Wardani Mahasiswa UBSI  Korban Kecelakaan KAI  Bekasi

April 28, 2026
Papin-warga-Cijambe-Bantargadung-Sukabumi
Nusantara

Papin,  Pascabencana Cijambe, Masih Ada Warga Mengungsi di hutan

April 25, 2026
Dusun-Cijambe-Sukabumi-Porak-Poranda-akibat-bencana-pergerakan-tanah
Nusantara

Ujang Jaelani Korban  Tanah bergerak di Cijambe Sukabumi ‘Sudah tak ada harapan disini’

April 25, 2026
Natalia-Tjahja-melalui-Maria-Monique-Last-Wish-Foundation-MMLWF-serahkan-bantuan-korban-tanah-bergerak-di-Sukabumi
Nusantara

Peluncuran 100 CTFP Happiness Golden Hope di Tengah Tanah Bergerak: 6 Kartini Bantargadung Hadirkan Harapan

April 22, 2026
Next Post
Pevita-Pearce-ft-Instagram

Pevita Pearce Lebaran Siapkan Hadiah Untuk Keponakan

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Herawati Asisten rumahtangga Erin Pilih Jalur Damai   
  • Acha Septriasa  Rumah Produksi Media Avarta  Angkat Novel Satine ke Layar 
  • Bunga Zainal Merasa Bersalah Suami Tertitpu Bisnis Investasi
  • Digitalisasi Jasa di Indonesia: Kajian Antropologi Ekonomi Perubahan Perilaku Konsumen di Era On-Demand, Menjadi Budaya Baru
  • Dari Kebutuhan Menjadi  Gaya Hidup:   Ketika Secangkir Kopi Menjadi Bagian dari Identitas Mahasiswa

Recent Comments

    Archives

    • June 2026
    • May 2026
    • April 2026
    • March 2026
    • February 2026
    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline