Magelang- Jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, pendaki asal Kota Magelang yang hilang di Gunung Slamet, sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sidotopo, Kelurahan Sidotopo, Kota Magelang. Sebelumnya di sholatkadi Masjid Baiturrosyidin sekitar pukul 20.27 usai menempuh perjalanan dari Purbalingga.

Isak tangis keluarga, kerabat dan pelayat yang hadir pecah. Di tengah suasana ru, bahkan sejumlah kerabat maupun temannya memanggil nama almarhum.
Ayahanda Syafiq Ridhan Ali Razan, yakni Dhani Rusman mengantarkan jenazah putra bungsunya tersebut. Dhani selalu hadir dan ikut serta melakukan pencarian jenazah putra bungsunya. Ia juga ikut menemani berangkat dari Purbalingga setelah seluruh proses visum dan penyucian dilakukan di RSUD Goeteng Taroenadibrata, Kabupaten Purbalingga.
Ibunda Ali, Utari Januarita, sudah menunggu kedatangan jasad anaknya. Kedua saudara Ali juga tak kuasa menahan kesedihan atas kepergiaan adiknya tercinta.
Pada saat upacara pelepasan jenazah, tampak kakak nomor dua, Nafis Ahnaf selalu memandangi foto adiknya dan mendekapnya.
Pada momen upacara pelepasan jenazah di halaman masjid, Dhani Rusman, mengucapkan, banyak terima kasih kepada Allah SWT.
Ia mengaku, di balik kejadian ini, banyak sekali pembelajaran yang bisa diambil. Seperti, kejujuran, keikhlasan, kebersamaan, kepercayaan, dan kepedulian lingkungan.
“Kami juga berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, yang mungkin tidak bisa kami sebutkan satu per satu yang telah memberikan dukungan kepada anak kami. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan relawan yang telah membantu pencarian anak saya sejak hari pertama hingga ditemukan dan berhasil dievakuasi,” ucap Dhani, dikuti dari Radar Megelang.
Usai serangkaian upacara pelepasan, jenazah langsung diberangkatkan ke TPU Sidotopo, Kelurahan Sidotopo, Kota Magelang






