Pelawak senior, seniman Betawi Jaja Miharja diusia 81 masih tetap aktif di dunia hiburan tanah air. Kondisi fisik masih terjaga dengan baik, meski sejak tahun lalu untuk melakukan aktivitas diluar rumah, seperti syuting atau menghadiri kegiatan kebudayaan Betawi ayah empat orang anak itu untuk berjalan mengunakan kursi roda.

Di tengah kondisi fisiknya yang tak lagi seprima dahulu, Jaja Mihardja masih berusaha mempertahanan aktivitasnya di dunia seni.
Jaja tetap menunjukkan antusiasme untuk menghadiri sejumlah kegiatan dan berinteraksi dengan para pelaku seni lainnya.
Jaja menceritakan, sudah beberapa tahun terakhir menjaga hidup sehat, ia rutin berolah ringan, perengangan atau olahraha lansia. Latihan tersebut membantu mempertahankan kekuatan otot dan mencegah risiko jatuh.
Pola hidup sehat dijalani Jaja, sebelum sempat menjalani perawatan di rumah sakit, karena keaehatannya turun dratis, selain faktor kelelahan, aktor yang sudah membintangi 30 judul sinetrron, 10 film layar lebar itu, tak menjaga pola hidup sehat.
Jaja sempat mengalami pingsan hingga tidak sadarkan diri setelah menjalani aktivitas, termasuk seusai mengisi acara televisi maupun setelah melaksanakan salat Asar.
Kesehatan Jaja kini lebih stabil, setelah menjaga hidup sehat. Meski dirumah anak-anak menerapkan aturan yang ketat, lebih selektif dalam memilih makanan, Jaja mengaku masih sesekali menikmati makanan yang sebenarnya masuk dalam daftar pantangan.
” Anak-anak semakin ketat memilih makanan, mereka menerapkan aturan ketat, nggak boleh ini, nggak boleh itu,” kata Jaja.
Ketatnya pengawasan teraebut, keluarga ingin kondisi kesehatan Jaja tetap terjaga. Jaja mengaku punya dua makanan favorit duren sama kambing. Jaja memahami kedua makanan tersebut seharusnya ia hindari sesuai anjuran dokter.
Namun kesempatan untuk menyantap makanan favorit terkadang muncul ketika pengawasan dari keluarga sedang longgar. “Itu dua tuh, duren ama kambing kalau bisa mah dilarang, nggak boleh,” kata Jaja Mihardja.
Jaja bilang, ia selalu mencari kesempatan untuk menyantap makanan tersebut ketika keluarganya lengah. ” Tapi kalau dia (keluarga atau anak) meleng, gua makan! Kan gua yang nyari duitnya, ngapa?!” ucap Jaja.
Anak-anaknya menjadi orang yang paling sering mengingatkan dirinya untuk menjaga kesehatan. Terlebih, anak perempuannya cukup tegas dalam memastikan makanan yang dikonsumsi sang ayah tetap sesuai dengan anjuran dokter.
Jaja pun mengakui bahwa keluarganya kini tidak lagi membiarkannya bebas memilih makanan seperti sebelumnya.
“Pokoknya yang dilarang ama dokter, kan ada resepnya tuh, lu jangan makan… dilarang abis sama anak,” jelasnya.
Di usia 81 tahun Jaja bersyukur masih diberi kesehatanan, walau kondisi fisiknya yang tak lagi seprima dahulu. Jaja Mihardja masih berusaha mempertahankan aktivitasnya di dunia seni. Ia tetap menunjukkan antusiasme untuk menghadiri sejumlah kegiatan dan berinteraksi dengan para pelaku seni lainnya
Ia menegaskan, selama kondisi tubuhnya memungkinkan, ia masih berusaha hadir dan mengikuti kegiatan. ” Tetap berpikir positif biar hidup tetap sehat,” ujar Jaja.





