Sidang lanjutan gugatan hak anak anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah semestinya dilaksanakan Kamis (6/8/2026) batal dilakukan.
Agenda persidangan merupakan mediasi lanjutan untuk melaporkan hasil perkembangan dari poin-poin sebelumnya. Upaya perdamaian ditunda, majelis hakim yang menyidangkan berhalangan hadir.
Sarwendah mau Ruben Onsu hadir didampingi oleh kuasa hukum masing-masing. Ruben berharap kehadirannya dalam proses sidang mediasi ini persoalan hak asuh ini bisa diselesaikan lebih cepat, namun karena majelis hakim berhalangan hadir, ia pun pasrah
.
” Ya nggak apa-apa,” kata Ruben Onsu. Ruben bersama Minola Sebayang sempat menunggu beberapa menit didepan pintu ruang sidang, namun pintu terkunci. Sambil berjalan kembali ke arah mobil, ia berkata, ” Ikuti proses saja,” katanya.
Ruben mengaku, kehadirannya dipodcast Deddy CourbuIer, beberapa hari lalu membuat dirinya sedikit lebih lega. Karena dia bisa mengungkapkan kegelisahannya selama ini. ” Kangen saja disana, ya ngobrol-ngobrol saja,” sebutnya.
Ruben meminta agar persoalan yang tengah menjadi sorotan saat ini tidak melebar jauh karena sebenarnya yang diinginkan, hanya untuk bertemu dengan anak anak.
Minola Sebayang menegaskan, agar kembali fokus ke langkah awal yakni bagaimana persoalan hak asuh anak bisa diselesaikan sebaik mungkin.
” Kembali ke masalah awal, persoalan hak asuh anak,” ujar Minola.
Persoalan akan jauh bisa diselesaikan dengan cara damai, sebab masing-masing pihak sudah membuka masa lalu pernikahan yang mereka bangun selama 11 tahun.
Seberapa besar peluang Ruben untuk bisa memperolah hak asuh anak, sementara Sarwendah sendiri tak akan melepaskan. ” Nggak apa-apa, kita akan berjuang terus,” ujar Minola.
Sementara Chris Same Siwu kuasa hukum Sarwendah, kembali mengingatkan persoalan yang dihadapi kliennya adalah gugatan hak asuh anak.
Sarwendah menurut Chris sejak awal sudah berjanji untuk menahan diri untuk tidak berbicara didepan publik.
Chris meminta persoalan ini sebaiknya diselesaikan diruang persidangan bukan dengan cara pengiringan opini. Chris kembali.mengingatkan Ruben maupun Minola, dapat menyampaikan semua yang dirasakan dalam persidangan nanti.
Menurut Chris, selama ini ia menolak memberikan pernyataaan bukan karena tidak mau, melaikan ia berusaha menghormati proses yang sedang berjalan di pengadilan. ” Hari ini pun kami menggunakan hak jawab kami bukan karena kami ingin menzalimi orang, tetapi kami ingin menjawab meluruskan fakta sebenarnya,” kata Chris.
Pengadilan adalah jalan terbaik menyelesaikan masalah. ” Karena sudah memilih pengadilan ini menjadi jalan untuk menyelesaikan masalah, sudahlah tidak perlu melakukan terus-terusan wawancara yang ujungnya terkesan mem-framing. Kami punya setebal ini bukti-bukti tapi kami tidak sampaikan di media karena kami menjaga privacy. Kami tidak ingin anak-anak ini terus menonton pertengkaran orang tuanya ya,” ucapnya.
Diungkap Chris, ia telah berusaha menutup rapat persoalan yang dihadapi Sarwendah dengan Ruben selama menjalani rumahbtangga. ” Akhirnya mohon maaf hal yang kami tutup rapat-rapat akhirnya terbuka, tidak sengaja terbuka oleh siapa? Oleh apa yang dilakukan oleh pihak kuasa hukum RO,”
Selama berumahtangga menurut Chris, Sarwendah sudah berusaha berperan sebagai istri yang baik.
Pun ketika Ruben jatuh sakit, ia dengan setia dan penuh kasish sayang menjaga dan merawat dengan baik.
” Wenda pernah ada pada saat pernikahannya menjaga merawat suaminya di saat suaminya mengalami kesehatan terendahnya. Wenda tidak meninggalkan suaminya di saat suaminya mengalami kesehatan terendahnya,,” sebut Chris
Ia menghimbau suasana panas yang terjadi selama untuk didinginkan. “Artinya dia adalah istri yang baik. Jadi kita mohon ke depan sama-sama mendinginkan, tugas pengacara juga mendinginkan. Kami tidak akan mau lagi menanggapi di luar dari hari ini.”
Ditegaskan Chris tidak ada pemenang dalam masalah. Ruben maupun Sarwendah, sama- sama kalah.
” Karena buat kami tidak ada yang menang atau kalah. Saya jujur, kami melihat sekarang ini semuanya kalah. Baik Bang Minola, saya, Ruben, Wenda semuanya kalah. Kenapa? Karena hal yang kita jaga yang tidak sampai harus masyarakat tahu akhirnya terbongkar semua. Itu kekalahan kami semua, “bebernya.
Ketika ditanya apa sakit yang diderita Rubem, Chris tak ingin memberi pernyataan. “Saya tidak bicara sakitnya, saya kurang tahu ya, karena memang jawabannya tidak ada di yang ditampilkan itu. Sakit pada saat dulu Wenda merawat sudah pasti di titik terendah kesehatan suaminya, berarti kan serius. Kami tidak bilang penyakit apa. Tapi Wenda di situ dengan tegar dia menjaga, dia tidak pergi, dia tidak meninggalkan suaminya, dia jaga, dia rawat suaminya sampai pulih. Artinya Wenda tidak meninggalkan suaminya dalam kondisi pada saat dia terpuruk kan gitu.”






