Wednesday, January 21, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Regional

Perlu Regulasi untuk Atasi Saling Klaim Tanah Timbul di Jawa Barat

by kaha
November 14, 2019
0
6
VIEWS

Bandung-Saling klaim terhadap tanah-tanah timbul antara instansi kehutanan, pertanian dan perkebunan di Provinsi Jawa Barat membtuhkan regulasi untuk mengatasi ego sektoral masing-masing instansi tersebut.

“Klaim antarinstansi pemerintah di Jawa Barat ini sering terjadi dengan menggunakan argument dan payung hukum masing-masing,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Epi Kustiawan.

Penjelasan itu merupakan salah satu permasalahan yang digadapi Jawa Barat yang disampaikan Epi Kustiawan kepada Tim Kunjungan Kerja (kunker) Komite II DPD RI ke Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/11/2019).

Untuk diketahui, kunker Komite II DPR itu adalah dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsinya atas UU No 41/1999 tentang Kehutanan dan UU No 32/ 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kunker itu dipimpin Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai beserta anggotanya Aa Oni Suwarman selaku tuan rumah. Kunker dilakukan dengan dialog interaktif di Ruang Ciremai-Gedung Sate, Kota Bandung pada Selasa (12/11/2019).

Selain saling klaim, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat juga menjelaskan bahwa kondisi kehutanan di Provinsi Jawa Barat juga rentan terhadap perambahan dan kebakaran.

“Luas Jawa Barat 3,7 juta hektar. 22,12 persen diantaranya kawasan hutan yang harus dipertahankan. Jumlah itu pun masih di bawah angka minimum yang ditetapkan UU No 41/ 1999 tentang Kehutanan, minimal 30 persen dari luas daerah aliran sungai atau pulau,” ujar Epi Kustiawan.

Minimnya luas Kawasan hutan itu lanjut dia, disebabkan pembangunan kawasan industri. Kendati demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pesimis untuk dapat melakukan penghutanan kembali di beberapa wilayah.

“Upaya yang dilakukan adalah memberdayakan hutan rakyat dan melibatkan masyarakat untuk menerapkan pola agroforestry melalui fast growing species. Pola agroforestry ini diperkirakan memakan biaya Rp7 juta /hektar,” papar Epi.

Selain minimnya lahan kawasan hutan, Provinsi Jawa Barat juga memiliki lahan kritis yang sangat luas, yakni dari sekitar 3 juta hektar potensi hutan rakyat terdapat 900.000 hektar lahan kritis dengan komposisi 200.000 hektar di dalam kawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan 700.000 hektar di lahan milik.

Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, Pemprov Jawa Barat menyediakan 11.460.000 bibit gratis siap tanam dan melakukan rehabilitasi hutan dan lahan seluas 11.375,63 hektar.

Aa Oni Suwarna selaku tuan rumah mengatakan, peraturan daerah (perda) di tiap Kabupaten/Kota dan kawasan lindung harus ditegakkan untuk mengatasi maraknya alih fungsi lahan, termasuk penyelamatan hutan Mangrove akibar abrasi”, ujar dia.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang juga rentan terjadi di wilayah taman nasional Provinsi Jawa Barat mendapatkan perhatian khusus dari Komite II DPD RI. Tindakan yang diambil Pemprov Jawa Barat untuk mengatasinya adalah membetuk kelompok masyarakat peduli api dan patroli dini

Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai mengusulkan perlu adanya elaborasi terkait permasalahan hutan Mangrove di Provinsi Jawa Barat dengan provinsi-provinsi lain, misalnya Provinsi Papua Barat.

Terkait Karhutla, Yorrys mengatakan, perlu ada perubahan regulasi penanganan Karhutla melalui pembentukan badan khusus sebagai bentuk mitigasi risiko atau pencegahan terjadinya Karhutla.

“Ini sudah menjadi kesepakatan hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite II DPD RI bersama dengan para ahli dan pakar pada Oktober silam,” papar dia.

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Ekonomi Kreatif Sebagai Mitigasi Resesi Ekonomi 2030
  • Menakar Peta Jalan Ekonomi Kreatif Menuju Keberlanjutan dan Kualitas
  • Dhani Rusman Orangtua Syafiq Pendaki hilang di Gunung Slamat. ‘Terima Kasih Anak Saya ditemukan’
  • SPHP  Beras diperpanjang : Strategi Jitu atau Sekadar Penunda Krisis Pangan?
  • Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

Recent Comments

    Archives

    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline