Monday, March 23, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Isu Khusus

SPHP  Beras diperpanjang : Strategi Jitu atau Sekadar Penunda Krisis Pangan?

by sal
January 17, 2026
0
0
SHARES

Oleh Teguh Rahardjo

 

READ ALSO

Meiline Tenardi Perempuan Harus Kuat Fisik, Mental dan Emosional

Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

Jogyakarta – Keputusan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional untuk memperpanjang program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP beras hingga 31 Januari 2026 memantik pertanyaan besar dalam benak penulis mengenai arah kebijakan pangan nasional. Penulis melihat langkah ini sebagai pedang bermata dua yang di satu sisi memberikan nafas lega bagi konsumen namun di sisi lain menyisakan keraguan akan ketahanan pangan mendasar negara.

Teguh-Rahardjo
Teguh-Rahardjo

Bagi penulis, perpanjangan ini bukan sekadar urusan administratif melainkan cerminan dari kondisi darurat yang telah dinormalisasi. Penulis berpendapat bahwa ketergantungan pada intervensi pasar semacam ini tanpa perbaikan struktural hanya akan menjadikan SPHP sebagai solusi tambal-sulam yang menunda ledakan masalah yang lebih besar di kemudian hari.

 

Penulis menyoroti aspek ekonomi sebagai indikator paling nyata dari urgensi kebijakan ini. Data Badan Pusat Statistik atau BPS sepanjang tahun 2024 hingga awal 2025 konsisten menempatkan beras sebagai penyumbang utama inflasi komponen harga bergejolak. Penulis melihat bahwa meskipun pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi atau HET relaksasi harga di pasar tradisional sering kali masih melampaui batas tersebut.

 

 Program SPHP memang berfungsi sebagai penahan agar daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah tidak runtuh tiba-tiba. Namun penulis berargumen bahwa intervensi pasar hanyalah obat pereda nyeri sementara. Jika indikator sukses hanya dilihat dari ketersediaan stok di ritel tanpa melihat tren harga gabah di tingkat petani yang fluktuatif maka kita sedang terjebak dalam ilusi stabilitas harga.

 

Perspektif sosial penulis tertuju pada sensitivitas beras sebagai komoditas politik yang bisa memicu ketegangan kelas. Penulis teringat laporan Reuters pada tahun-tahun sebelumnya yang menyorot fenomena kejutan harga beras yang memicu pembatasan pembelian di ritel modern. Bagi penulis dan masyarakat luas ketersediaan beras SPHP dengan harga terjangkau adalah simbol kehadiran negara.

 

 

Ketika beras langka atau harganya melambung tinggi persepsi publik terhadap kegagalan negara akan terbentuk dengan sangat cepat dan bisa memicu keresahan sosial. Kebijakan pangan dalam kacamata penulis tidak bisa dilepaskan dari stabilitas keamanan sosial karena rasa lapar dan ketidakadilan akses pangan adalah bahan bakar paling efektif untuk membakar amarah publik. Oleh karena itu perpanjangan SPHP sampai Januari 2026 adalah langkah taktis untuk meredam potensi gejolak sosial tersebut.

 

Namun penulis juga menuntut adanya transparansi politik dan tata kelola yang lebih akuntabel dalam pelaksanaan program ini. Kabar bahwa perpanjangan ini telah mendapatkan lampu hijau Kementerian Keuangan dengan skema Rekening Pengeluaran Anggaran Bendahara Umum Negara atau RPATA memunculkan tuntutan pengawasan yang ketat.

 

Penulis berpendapat publik berhak mengetahui secara detail dari mana pasokan beras tersebut berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga. Sering kali penulis mendengar keluhan masyarakat mengenai kualitas beras SPHP yang tidak konsisten atau distribusi yang bocor ke pihak yang tidak berhak. Tanpa transparansi yang jelas program yang memakan anggaran triliunan rupiah ini rawan menjadi bancakan para pemburu rente yang memanfaatkan celah tata niaga pangan. Kepercayaan publik menurut penulis adalah mata uang yang paling berharga dalam kebijakan ini dan itu hanya bisa didapat melalui akuntabilitas yang terukur.

 

Analisis bermuara pada aspek strategis ketahanan nasional yang sering kali disalahartikan sebatas swasembada produksi. Fenomena harga beras yang tetap tinggi meskipun klaim panen raya atau stok gudang Bulog aman menunjukkan adanya kegagalan manajemen rantai pasok yang serius. Penulis melihat ketahanan nasional kita rapuh bukan karena kita tidak bisa menanam padi melainkan karena kita gagal mengelola pasar dan insentif bagi petani.

 

 Perpanjangan SPHP ini bagi penulis adalah pengakuan tersirat bahwa mekanisme pasar beras kita sedang sakit parah. Ketahanan pangan sejati seharusnya dibangun di atas sistem logistik yang efisien dan kesejahteraan petani bukan sekadar membanjiri pasar dengan beras subsidi setiap kali harga bergejolak.

 

Sebagai penutup penulis mendesak pemerintah untuk menjadikan periode perpanjangan SPHP hingga Januari 2026 ini sebagai momentum perbaikan total. Kita tidak boleh terlena dengan kenyamanan subsidi sementara ini. Penulis menuntut adanya audit menyeluruh terhadap rantai distribusi beras dan pergeseran fokus kebijakan dari sekadar pemadam kebakaran menjadi arsitek ketahanan pangan yang kokoh. Jika kita gagal melakukan reformasi struktural sekarang penulis khawatir kita akan terus terjebak dalam siklus krisis pangan yang tidak berkesudahan dan ketahanan nasional kita dipertaruhkan di meja makan rakyat yang semakin sulit terisi.

 

Daftar Pustaka

Badan Pangan Nasional. (2025). Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional tentang Petunjuk Pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras di Tingkat Konsumen Tahun 2025. Jakarta: Badan Pangan Nasional.

Badan Pusat Statistik. (2025). Berita Resmi Statistik: Perkembangan Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Bulanan Indonesia. Jakarta: BPS.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2025. Jakarta: Kemenkeu.

Reuters. (2024, Februari 12). Indonesia’s rice price surge highlights challenge for next leader

Related Posts

Ketua-KPPB-Meiline-Tenardi-dr-Tan-Shot-Yen-dan-Narasumber-ft-Ist
Isu Khusus

Meiline Tenardi Perempuan Harus Kuat Fisik, Mental dan Emosional

January 25, 2026
Syamil-Shaya-Besayef-dalam-sebuah-kegiatan
Isu Khusus

Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

January 17, 2026
Tyas-didampingi-kuasa-hukum-Lissa-V-SH-ft-Ist
Isu Khusus

Janji Pernikahan Palsu T dan Kompol R Berujung Damai di Sidang Etik Propam Polri

November 13, 2025
Dokter-Spesialis-Anak-RS-UNS-dr.-Aisya-Fikritama-Aditya-Sp.A-ft-UNS
Isu Khusus

dr. Aisya Fikritama Aditya, Sp.A, Dokter spesialis Anak RS UNS, ASI Ekslusif Untuk Investasi Masa Depan

September 16, 2025
Ayu-Aida-Bersama-komunitas-KAYA-RIlis-Buku-Kedua-ft-Ist
Isu Khusus

Ayu Aida, Penulis, Aktivis Perempuan Luncurkan Buku Seberkah Al Aqsa Sesuci Ka’bah

July 3, 2025
Sri-Rahayu-Fitriya-Ambil-Kembali-Ibu-Kandung-dari-panti-Jompo-Griya-Lansia-Malang
Isu Khusus

 Tak Kuat dihujat Nitizen Sri dan Fitri Ambil Kembali Ibu Kandung dari Panti Jompo Griya Lansia

June 30, 2025
No Result
View All Result

Recent Posts

  • Permata Sanny Peduli dan YPJI Kembali   Salurkan 100 Paket Lebaran untuk Jurnalis Jakarta 
  • Wong Hang Bersaudara Berangkatkan 600 Karyawan Mudik Gratis
  • Sharrad Sharan Sutrarada  Suamiku Lukaku ‘semua real story’
  • Desainer  Nina Nugroho, 14 koleksi modern dan fleksibel Hari Raya Idul Fitri 2026
  • Baru 20 SPBU yang Memiliki Alat VRS, Ini Tanggapan Kementerian ESDM

Recent Comments

    Archives

    • March 2026
    • February 2026
    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline