B
agi Luna Maya, memaknai usia 43 tahun tidak harus mengadakan pesta mewah, yang mengeluarkan biaya mahal. Yang lebih penting dirasakannya adalah bagaimana mengungkapkan rasa bersyukur dari setiap proses yang diraihnya.

“ Di usia sekarang bagaimana memaknai setiap waktu itu hidup sehat, yang penting kita bisa bersyukur karena banyak yang tidak lebih baik dari kita,” ucap Luna Maya disela-sela mengelar acara “Main Berang Luna’ di Bogor Aquagame, Kota Bogor Kamis.
Selain bermain air bersama 30 artis, kegiatan tersebut merupakan salah satu cara dilakukan Luna Maya untuk melakukan pengalangan donasi untuk membantu penanganan satwa terdampak kebakaran hutan di Kalimantan.
Kerusakan akibat bencana kebakaran hutan di Kalimantan menyebabkan dampak sangat buruk bagi kesehatan manusia maupn lingkungan satwa. Sebab itu Luna merasa terpanggil untuk menyuarakan keprihatinnya terhada bencana lingkungan dan kebakaran hutan.
“ Saya pikir kebakaran hutan Kalimantan sudah selesai, ternyata belum, kerusakannya sangat parah, apalagi satwa. Saya ingin memberikan sesuatu kepada mereka yang membutuhkan, banyak sekali warga yang terdampak,” kata Luna Maya.
Pengalangan dana solidaritas itu untuk membantu kondisi darurat di Kalimantan, donasi dikumpulkan melalui Yayasan amalnya, Yayasan Luna Maya Nawasena, bekerjasama dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitaasi Indonesia (YIARI), berlangsung selama satu bulan.
Luasnya dampak bencana lingkungan tersebut membuat Luna cemas, krisis kualitas udara akibat kabut asap yang masih melanda di Kalimantan, Luna bareng Marianne (Yiari) sepakat memanfaatkan acara ini untuk menggalang donasi, berupa uang selama satu bulan penuh sepanjang Oktober 2026. Bantuan tersebut nantinya disalurkan melalui mitra yayasan resmi.
“ Ternyata hari ini aku nonton berita masih terus berlanjut, dan kalau kita lihat indeks kualitas udaranya sampai seribuan gitu. Untuk teman-teman, untuk satwa-satwa yang terdampak, yang tidak punya opsi dan tidak bisa bicara, ya kita harus bisa membantu dan mewakili mereka,” ujar Luna.
Luna menegaskan, bantuan yang terkumpul akan diprioritaskan untuk pemulihan habitat, logistik tim pemadam kebakaran, serta perawatan medis bagi satwa terdampak. “ Banyak keluarga relawan, pemadam yang harus dibantu. Rehabilitasi alam langsung karena lebih membantu buat satwanya, tapi mesti memang untuk menyelamatkan habitat semua Sedih banget, tapi mungkin ini sebagian yang bisa kita bantu,” beber Luna.
Penggalangan dana ini terbuka luas untuk masyarakat umum yang berpartisipasi. Transparansi laporan penyaluran donasi juga dijanjikan akan diunggah melalui media sosial secara berkala. Marianne Rumantir turut mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi lewat nominal kecil yang terjangkau.
“Mungkin kalau bisa beli kopi sehari, bisa di-skip sekali, bisa buat sumbang ini. (Donasi) untuk rehabilitasi alam langsung, karena lebih membantu buat satwanya. Satwa sama banyak pemadam-pemadam yang sekarang masih butuh bantuan untuk akurasi, makanan, buat obat-obatan,” kata Marianne.
Luna menambahkan, target mereka bukan nominal besar dari sedikit orang, melainkan partisipasi masif dari banyak pihak.
“Siapa pun yang mau menyumbang, please do. Mau cuma Rp5.000, Rp10.000, atau Rp1.000. Kita gak minta banyak-banyak, tapi banyak orang. Mudah-mudahan dengan langkah sekecil ini bisa sedikit membantu,” ujar Luna.
Luna mengaku tak bisa tinggal diam melihat kerusakan lingkungan yang semakin parah, banyak satwa yang langka yang mati. “ Kita peduli dengan semuanyah bahkan masyarakat yang disana juga mereka harus hidup dengan kualitas udara yang menurut aku sangat tidak layak. Kita ingin melakukan suatu gerakan. Kita nggak bisa diam,” ucapnya.
Luna mengatakan, ia memberikn apresiasi untuk orang-orang yang mau membantu menyelamatkan kerusakan lingkungan.
Sebab itu Luna merasa optimis bisa menyelamatkan satwa yang terdampak, meski perjuangan itu tidak mudah. “ Kalau saya aja nggak bisa, maksudnya kalau kita ini hanya mensupport, tapi kalau misalkan ini dilakukan dengan serempak atau kita bisa memultiply gerakan yang kita lakukan, saya rasa sih ya mungkin bisa kurang lebih membantu lebih banyak gitu,” harap Luna.
Luna Maya pengalangan donasi ini akan mendapat sambutan positif masyarakat. “ Ya mudah-mudahan, kita cuma minta mau punya 1000 atau 5000 atau kita kumpulin kalau siapa tahu satu juta orang yang ngasih Seribu aja dikalikan 1 juta kan udah lumayan,” tutup Luna Maya.
Sebelumnya Luna Maya sudah menunjukkan kepedulian pada lingkungan, setelah melakukan kegiatan sosial di Aceh dan membangun sekolah TK Sinar Watungong di Kabupaten Sikka Flores, Maumere.





