Tuesday, January 27, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Nusantara

Gempa Cianjur, Ajaib  Firda berjuang selama 7 jam untuk di evakuasi, kini kondisinya sudah sehat

by nisa
December 3, 2022
0
0
SHARES

Cakraline.com.  Kondisi Firda bocah berusia 5 tahun yang selamat dari reruntuhan bagunan ruman neneknya di desa  Kedung Girang, Kecamatan Cigenang, Kabupaten  Cianjur  akibat gempa bumi Senin 21 November lalu  kini terus membaik.

Ruman-nenek-Firda-di-desa-Kedung-Girang-Kecamatan-Cigenang-Kabupaten-Cianjur-foto-Ist
Ruman-nenek-Firda-di-desa-Kedung-Girang-Kecamatan-Cigenang-Kabupaten-Cianjur-foto-Ist

Luka diwajahnya sudah mengering akibat tertimba benda  keras. Firda  sudah mulai beraktivitas  bermain seperti biasa.  ”Kondisi Firda sekarang sudah sehat, sudah bermain seperti biasa, “ ungkap Ena tante  Firda. 

Bocah manis itu terlihat penuh senyum bahagia  saat berkumpul untuk sementara dikeluarga besar neneknya.  Firda mengenakan baju bermotif kembang tampak penuh semangat.  Luka  sembab diwajahnya sudah tak terlihat. 

Walau sudah sehat Firda  masih menyimpan perasaan trauma. Dia belum mau bermain diluar rumah.   ”Belum mau bertemu banyak orang, maunya ditemani, “ tutur Ena. 

Senyum-Firda-kondisinya-terus-membaik-foto-dok-kel
Senyum-Firda-kondisinya-terus-membaik-foto-dok-kel

Ena bersyukur kondisi keponakannya terus membaik, perasaan trauma itu secara perlahan akan hilang. Keluarga terus berusaha memperbaiki mentalnya. “Alhamdulillah tinggal pemulihan mental. Keluarga terus mendampingi,” ujar Ena. 

Saat gempa  Firda tertimbun reruntuhan bangunan selama 7 jam.   Proses evakuasi  bocah berkulit sawo matang berlangsung dramatis dan menegangkan dengan mengunakan alat seadanya, seperti menguna potongan  bambu, potongang besi  serta memecahkan batu beton dengan martil.

Agus Aliji ayah Firda menceritakan proses penyelamatan putrinya menguras emosinya. ”Rasanya  lelah sekali melihat anak seperti itu, nggak tega, ” ungkap Agus.  

Sulitnya evakuasi Firda, karena tak ada alat berat untuk mengangkat patahan beton  lantai atas itu. Namun dia melihat ada celah untuk kedalam badan orang dewasa dia Agus merangkak masuk.

Firda-saat-mendapat-perawatan-di-RSUD-Cianjur
Firda-saat-mendapat-perawatan-di-RSUD-Cianjur

Secara perlahan dia menyingkir puing-puing membuka jalan mendekati tubuhnya buah hatinya. Langkahnya terhenti di kaki Firda. Dia melihat  potongan beton  yang tertahan oleh stang sepeda  yang dipakai Firda bermain siang itu diteras rumah.

Potongan bambu satu persatu secara perlahan didorong pada celah-celah puing. Cara itulah agar baton yang menumpuk tidak bergerak dan jatuh ke tubuh anaknya.  ”Bambu didorong pelan, saya memberi aba-aba dari dalam,”  katanya.

Begitu posisi bambu aman, adik iparnya memecahkan  potongan  beton secara perlahan dengan mengunakan martial.  Semua dilakukan secara perlahan.  Mereka tak ingin melakukan tergesa-gesa  sebab jika terjadi kesalahan  beton itu akan jatuh menimpa  tubuh  Firda.  Saat tubuh Firda diangkat semua orang yang membantu membaca takbir, Allahu Akbar. 

”Masya allah, nggak bisa saya menceritakan  ini mukjisat dari Allah Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

Diceritakan Agus, selama proses evakuasi sering berteriak menahan sakit ”Sakit-sakit.”   ”Tadinya nggak ada harapan alhumdulillah selamat bisa dibawa kesini. Biar badan saya luka yang penting anak saya selamat,” kata Agus

Firda diasuh Ena, setelah ibunya  Siti Rofilah  meninggal tahun lalu karena sakit. Ena adik Siti Rofilah. Anak-anak Ena selamat ketika gempa terjadi, mereka sedang sekolah.  Dirumah hanya ada ibunya bersama Firda.   Neneknya selamat. Gempa telah menghancurkan rumahnya. Tubuh Firda terjepit tembok, sehingga menyulitkan evakuasi.

Ena mengaku  tak kuat dia sudah benar-benar pasrah.  ”Saya nggak sanggup, melihatnya,” ujarnya.  Diceritakan Ena,  selama menunggu evakuasi  perasaannya  campur aduk. Harapan terbesarnya adalah bagaimana bisa  selamat. 

Ena tak ingin kehilangan keponakannya. Dia menyadari tak ada manusia yang mengetahui kapan dia mati.   ”Pikiran saya Firda selamat, selamat. Saya nggak mau kehilangan lagi, dia sudah tidak punya ibu,” ucap Ena.

Ena menuturkan Firda sosok anak yang tegar. Setelah berhasil diselamatkan dia masih sempat bercerita, dia merasakan sakit dibagian  kepala, tangan dan kaki.  Firda dibawa bibinya Sulis  ke rumah sakit Cianjur naik motor, dia tak mungkin menunggu mobil ambulance karena sudah malam.

Selamatnya Firda dirasakan keluarga sebagai sebuah keajaiban.  ”Ini benar-benar keajaiban,”tutup Ena.

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Rizki Ridho Dorong Anak Aktif Bermain Tanpa Takut Kotor
  • Meiline Tenardi Perempuan Harus Kuat Fisik, Mental dan Emosional
  • Sarinah Penghubung Produk  Lokal ke Pasar Global di Indonesia Pavilion, World Economic Forum 2026 di Davos
  • Ekonomi Kreatif Sebagai Mitigasi Resesi Ekonomi 2030
  • Menakar Peta Jalan Ekonomi Kreatif Menuju Keberlanjutan dan Kualitas

Recent Comments

    Archives

    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline