Setelah cukup lama vakum dari dunia layar lebar, Leony Vitria Hartati, akhirnya kembali berakting lewat film Ghosting. Film ini sebagai penanda cameback dalam film bergenre horor. Setelah lama tak muncul dia merasa perlu kembali mengasah diri dan keluar dari zona nyaman.

Bagi Leony menerima tawaran film ini bukan sekedar ingin kembali ke layar lebar, ia menerima tantangan bermain film horor komedi.
Ini film pertama komedianya. ” Kalau ini kebetulan horor komedi pertama aku. Aku komedi jarang banget, terus ini digabungkan horor dan komedi. Jadi ini komedia pertama aku. Awalnya sih agak tertekan, karena nggak pernah main komedi,” kata Leony
Walau Leoni sudah berpengalaman dengan film-film horor yang berbau mistis, proses syuting Ghosting dirasakannya punya cerita tersendiri.
” Horor doang sudah, main drama cukup banyak dapat peran beragam. Jadi apapun genre-nya aku sikat. Tapi ini pertama kali horor komedi. Awalnya sih sempat kayak, bisa nggak ya gue main komedi ? Karena walaupun gue ngerasague lucu, tapi kan gue nggak yang terbiasa di komedi. Karena menurutku kan komedi itu ada artnya tersendiri. Tapi seiring berjalannya waktu, reading, segala macem. Ujungnya sih aku cuma, oh balik ke karakter aja. Stick to the character dan komedinya berjalan dengan sendirinya. Horornya juga udah sesuai dengan skripnya,” aku kekasih Charles Seaman ini.
Selama syuting Leony maupum Amel Carla merasakan pengalaman yang berbeda. Leony menceritakan, lokasi syuting disebuah area pemakaman umum di Jakarta. Menurutnya atmosfir makam tersebut meski berada ditengah kota, meski tak melakukan syuting dimalam hari nuansa mistisnya terasa kuat dan memberi pengalaman sendiri bagi para pemain.
” Syuting ditengah kuburan, dibawah tarik matahari. Kalau merasa lelah, tidur saja disamping makam itu sambil minta izin, ‘ permisi ya, numpang tidur, jangan diganggu. Kita hanya mau syuting’. Pengalaman itu sangat berkesan,” kata Leony.
Meski begitu Leony tak mengalami gangguan mistis secara langsung. Dia percaya pada hal-hal diluar nalar manusia. ” Aku nggak mengalami yang aneh-aneh. Memerankan karakter Ci Nan yang cerewet juga pengalaman seru,” ujarnya.
Ghosting mengangkat kisah seorang perias jenazah yang mampu melihat arwah. Salah satu profesi yang jarang diangkat sebagai sudut pandang utama cerita horor lokal.
Amel Carla menyebut syuting Ghosting seperti sedang melakukan rekreasi. Meski nggak ketemu satu frame dengan Leony, Amel menemukan pengalaman menarik.
Meski mendapat peran kecil menurut Amel memainkan karakter orang kesurupan butuh energi khusus. ” Nggak mudah ternyata memainkan peran itu,. Ketemu geng Ghos, bacot semua. Walaupun diskenaario sudah habis dialognya, kita jalan terus (ngomong),” kata Amel
Mendengar cerita Amel Leony menyambung, ” Aku disini jadi geng setan kamu geng manusia. Dunia yang berbeda.”
Amel menyela,” Jadi aku menjadi salah satu orang yang menjadi bahan percobaannya lah. Dari karakter Maya yang mana dia adalah hantu baru ini. Untuk magang menjadi hantu yang keluar masuk badan manusia. Kadang setannya ngoceh terus, manusia juga gitu,,” sebut Amel Carla yang pernah bermain film Malam Jahanam.






