Duka mendalam menyelimuti keluarga artis senior Debby Chintya Dewi, suami tercinta Alfian Bumolo meninggal dunia senin (3/8/2026) sore di rumah sakit dikawasan Alam Sutra, Tengerang Selatan, pukul 15.00 wib akibat sakit jantung di deritanya.

Debby menceritakan pagi hari sebelum kejadian, suaminya setelah sarapan pagi sempat minta berjemur dihalaman rumah. Permintaan itu diangap Debby hal yang biasa karena kesehatan alfian bermasalah.
Tidak ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan pagi, namun saat dijemur Alfian tiba-tiba mengeluh naasnya terasa agak sesak. Debby segera membawa ke dalam kamar sambil memberi bantuan oksigen untuk membantu bernafas.
Setelah dibantu dengan oksigen pria yang akrab disapa Yan Bumolo itu, kembali bernfas seperti biasanya, meski terlihat kondisi agak membaik Debby memutuskan membawa ke rumah sakit. Alfian sempat menolak karena tak ingin merepotkan istri maupun anak-anaknya.
Namun Debby mengambil tindakan cepat, memenggail mobil ambulance. Sayangnya, tak lama setelah di rumah sakit, nyawa Alfin tak tertolong. “ Pagi minta jemuran, tiba =tiba merasa sesak nafas, diberi bantuan oksingen, saya panggil ambulance,” kata Debby.
Keprgian Alfian yang lama berkerja sebagai produser pelaksana disebuah rumah produksi itu meninggal duka mendalam bagi Debby dan ke empat anak mereka. Meski terpukul Debby berusaha tetap tegar demi menjadi sandaran bagi anak mereka yang kehilangan sandaran sosok ayah.
Alfian dimakamkan di TOU Sari Mulya Kota Tangerang Selatan, awalnya akin dimakamkan sore kemaren sehabis magribnya. Namun anak yang tertua yang menetap di Yogya meminta ditunda sambil menunggu kedatangan, untuk melihat ayahnya terakhir kali. “ Jadi tadi pagi dimakamkan karena menunggu anak tertua,” kata Debby.
Artis yang kerap mendapat peran antagonis itu, mengatakakan, suaminya diketahui menderita sakit jantung pada April lalu. Penyakit tersebut tak pernah disadari, sebelum Alfian tak pernah mengeluhkan rasa sakit.
Bahkan setiap hari dia selalu berolahraga dalam waktu cukup lama lebih satu jam. Dia benar-benar sangat memperhatikan kesehatan fisiknya. Rajin berolahraga berjalan sejauh 6000 langkah setiap pagi membuat ia amat jarang jatuh sakit.
“ Tanpa disadari ternyata sudah ada gejala, hanya nggak pernah dirasakan,” kata Debby. Debby melanjutkan,” Mungkin karena kuat olahraga, nggak terdampak langsung, tiba-tiba bulan April di kena serangan (jantung).
Awalnya rencana Alfan yang dilakukan operasi bypass pada 8 April, untuk mengalikan aliran darah yang melawati pembuluh darah arteri koroner yang menyempit atau tersembat.
Namun tindakan itu batal dilakukan karena kondisi kesehatan kurang bagus. “ Jadi tidak dilakukan tindakan apapun karenas sudah banyak sumbatan, pengobatan hanya dilakukan dengan makan obat, selain itu paru-parunya juga ada masalaa,” beber Debby.
Diceritakan, selama tiga bulan dirawat dirumah Debby melakukan tugas sebagai istri dengan sepenuh hati. Dikatakan pemain film Bunga CInta Kasih, Tiada Seindah Cintamu, kesehatan sang suami membaik, sehingga dia merasa lebih tenang.
Alfian pun tak rewel dengan penyakitnya. “ Tiga bulan dirawat dirumah banyak kemajuan. dia sudah bisa kembali berolahraga, tetapi senin pagi ke kembali kena serangan yang lebih keras,” ujarnya,
Selama menikah menurut Debby mereka membangun keluarga saling pengertian.” Dia sosok yang baik, pendiam. dia contoh ayah yang baik untuk anak-anak,” kata Debby.
Debby mengungkapkan, “ Dia meninggal dengan tenang, sampai menjelang berpulang pun dia tak mau merepot istri dan anak-anak. Dia jarang mengeluh,” katanya
Sebagai produser pelaksana Sinemart, Alfian sangat dekat dengan artis-artis, sehingga tak heran kepergian membuat artis yang datang kerumah duka. Debby mengaku kaget hampir semua artis datang memberi support dan mengucapkan belasungkawa.
Dengan nada bercana Debby mengatakan, “ Dari kemaren rumah ramai kedatangan tamu, artis senior maupun yang junor. Sampai-sampai ada yang bilang, ‘ ini ada pesta atau orang lagi berduka’. Banyak orang datang karena dia sangat baik,” tutup Debby.





