Dunia musik Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran penyanyi senior Ria Resty Fauzy, setelah20 tahun tidak merilis rekaman. Kembalinya Ria untuk mengobati kerinduan pengemarnya, ditandai dengan merilis single terbarunya berjudul “ Rindu yang Menyiksa”, yang menjadi awal perjalanan barunya di industri musik.

Selama vakum Ria menghabiskan waktu bersama keluarganya. Ria mengungkapkan, keputusan kembali merilis lagu berawal dari tawaran sejumlah pencipta lagu yang merasa karya mereka cocok dengan karakter suaranya.
“Begitu saya memutuskan untuk kembali, sudah ada dua pencipta lagu yang punya lagu dan mereka merasa lagu itu lebih cocok untuk saya. Waktu saya dengar, saya juga langsung merasa, ‘ini memang saya’,” ujar Ria.
Dari proses tersebut, Ria akhirnya menyiapkan empat single baru yang seluruhnya tetap berada di jalur musik pop, namun masing-masing memiliki karakter yang berbeda.
Melalui single ini Ria mengajak pengemarnya, maupun orang-orang yang berbeda usia dengannya bisa menyukai lagu tersebut.
“Aku punya empat single dan empat-empatnya beda. Semuanya masih pop, tapi masing-masing punya warna sendiri. Aku memang tidak mau lari dari jalur pop, karena itu identitas aku,” katanya.
Menurut Ria, dua di antara empat lagu tersebut merupakan lagu pop bernuansa slow, sesuatu yang sejak lama ingin ia bawakan karena selama ini lebih dikenal lewat lagu-lagu ceria.
“Dari dulu aku pengin banget punya lagu-lagu slow. Dulu orang tahunya lagu aku ceria terus. Sekarang akhirnya keinginan itu bisa terwujud,” tuturnya.
Mengenai single “Rindu yang Menyiksa”, Ria menyatakan lagu tersebut memiliki makna yang sangat dekat dengan perjalanan hidupnya. Meski liriknya bukan berasal dari kisah pribadinya, ia merasa judul lagu itu menggambarkan kerinduannya untuk kembali berkarya sebagai penyanyi.
“Sebetulnya nggak sengaja. Lagu ‘Rindu yang Menyiksa’ ini ternyata seperti menggambarkan kerinduan aku untuk kembali lagi, eksis lagi di dunia aku, yaitu dunia musik. Setelah rekaman baru aku sadar, ternyata lagu ini memang mewakili rasa rindu itu,” ungkapnya.
Ia mengaku selama bertahun-tahun sering merasa rindu melihat rekan-rekan sesama penyanyi kembali merilis album.
“Aku rindu sekali melihat teman-teman mengeluarkan album di TV. Aku sempat berpikir, kapan ya aku bisa seperti itu lagi? Bahkan sempat terlintas, masih ada nggak ya produser yang mau mengontrak aku karena sudah lama tidak tampil dan usia juga bertambah,” katanya.
Meski usianya sudah 60 tahun Ria menegaskan, tak ada yang berubah dari vokalnya. Lantas bagaimana cara Ria menjaga stamina, ditengah kesibukannya yang padat untuk mempromosikan single perdananya ?
“Ya memang secara umur, aku nggak muda lagi. Sudah 60 tahun lho. Tapi untungnya aku juga rutin berolahraga. Aku nge gym , sudah sejak lama. Jadi sejauh ini nyaman-nyaman aja dengan kegiatan yang saat ini lumayan menyita waktu,” tutup Ria.





