Beberapa hari sebelum menghembuskan nafas terakhir Siti Sundari ibunda penyanyi dan musisi Anji Manji, menyampaikan keinginan untuk bertemu dengan kedua menantunya Sheila Marcia dan Wina Natalia.

Sayangnya ibunda Leticia Joseph itu tak bisa berjumpa. Keluarga memaklumi karena Sheila tinggal di Bali, sedangkan Wina tinggal tak jauh dari kediaman Anji, dikawasan Cibubur. “ Mama ingin berjumpa dengan Sheila dan Wina, juga dengan cucu-cucu, “ ucap Anji Manji belum lama ini.
Meski tak sempat berjumpa, karena kondisi kesehatan kurang sehat, Sheila mengalami demam tinggi, namun ia tetap menyempatkan waktu datang ke pemakaman sebagai penghormatan terakhir pada ibu mertuanya. Sheila pulang lebih awal karena sedang sakit.
Sheila mengaku, sangat menghorm ati ibu mertuanya, hubungannya dengan almarhumah tetap terjadlin dengan baik. Ia sangat berduka kehilangan Siti Sundari. Sebab itu Sheila memaksakan diri terbang ke Jakarta, meski kondisi sedang sakit. Ia memaksakan diri untuk menghadir pemakaman, ingin memberikan penghormatan terakhir.
Sempat menghadiri pemamakan, namun Sheila sempat menyesal karena keinginan ibu mertua ingin berjumpa terakhir kali tak tersampaikan.
“ Aku lagi demam tinggi sampai 39,8 derajat, sudah tiga hari nggak turun-turun. Jadi benar-benar nggak pegang handphone sama sekali,” ucap Sheila belum lama ini usai mengisi sebuah acara dikawasan Tendean, Jakarta Selatan.
Selama sakit, ia tak memegan ponsel. sehingga terlambat mengetahui kabar duka. “Aku lagi demam tinggi sampai 39,8 derajat, sudah tiga hari nggak turun-turun. Jadi benar-benar nggak pegang handphone sama sekali,” jelasnya.
Sheila mengetahui Siti Sundari meninggal setelah diberi tahu oleh sang suami Dimas Akira.
Suami aku telepon, bilang Mama Dini meninggal. Aku kaget, shock, sedih, dan ada penyesalan juga karena nggak sempat silaturahmi,” ujarnya.
Sheila juga sempat membagi kabar kesehatannya itu di Instagramnya, saat minum obat penurun panas. Sheila mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang penuh kasih sayang kepada keluarganya, terutama kepada cucunya, Leticia. “Dari Leticia bayi sampai sekarang, Mama itu selalu mendoakan yang terbaik. Nggak pernah gimana-gimana,” ucapnya.
Sheila juga mengenang, komunikasi dengan Siti Sundari, sangat baik. “Ini penghormatan terakhir buat Mama Dini. Walaupun sebenarnya jujur telat, tapi aku bela-belain datang untuk lihat beliau terakhir kali,” kata Sheila Marcia.
Ia menyambung, “ Walaupun hubungan aku sama Anji lagi nggak enak dulu, sama Mama itu nggak pernah enak. Selalu baik.”
Diakui Sheila ia belajar banyak dari ibu mertua. Pengalaman kehilangan ini pun menjai pelajaran berharga baginya untuk menghargai waktu bersama oragtua. “ Kita ggak pernah tahu kapan waktunya. Daripada menyesal, kalau ada waktu sedikit pun harus disisi[kan buat orangtua,” tututpnya.





