Drummer cilik dari Papua, Shelyn Adlyani Hendroharto kembali menunjukkan potensi besarnya di dunia musik. Shelyn kini duduk di bangku kelas 2 SD IT Qurrota A’yun Abepura, di tengah rutinitas sekolah, Shelyn konsisten mengasah kemampuan bermusiknya melalui kelas-kelas formal. Untuk pendalaman teknik drum, ia berguru di DW Music Course Jayapura di bawah bimbingan Denisa Budi Irawan.
“ Saya tak membatasi ruang gerak Shelyn bermusik, dia terus berkembang, potensinya di dunia musik sangat besar,” ucap musisi dan penyanyi Agus Hendraharto yang selama ini dikenal dengan nama populer Agus Dhukun.
Putri kesayangannya Agus Hendroharta-Sherly Septiani itu, tak berhenti di satu instrumen, Shelyn juga memperluas kemampuannya dengan mempelajari keyboard dan gitar di Cadenza Music Course Jayapura. Ia menjalani jadwal laihan yang terbilang pada untuk anak seusianya
Minimal tiga kali dalam sepekan, sepulang sekolah, Shelyn meluangkan waktu untuk berlatih. Kedisiplinan tersebut me njadi fondasi penting dalam membentuk teknik bermain dan mental tampil di atas panggung.
Meski masih sangat muda, Shelyn sudah menyimpan mimpi besar di dunia musik. Ia ingin menguasai banyak alat musik agar bisa menghibur teman-teman dan para guru di sekolah.“ Aku ingin bisa main banyak alat musik supaya bisa menghibur teman-teman dan guru di sekolah,” ujar Shelyn.
Tak hanya musik yang menjadi dunianya. Shelyn juga memiliki hobi unik untuk anak seusianya, yakni diving dan menembak. Ia tercatat sebagai anggota termuda Perbakin. Olahraga ini menuntut fokus dan keberanian ini menunjukkan sisi lain dari karakter Shelyn yang disiplin serta bermental tangguh, di luar panggung musik.

Dalam perjalanan bermusiknya, Shelyn terinspirasi oleh sosok drummer Titi Radjo Bintang serta Monica Kezia Bunga Keinanti (Bunga Bangsa). “Mereka bikin aku semangat latihan terus dan berani tampil,” tuturnya.
Inspirasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi Shelyn untuk terus berkembang dan percaya diri saat tampil di depan publik.
Terbaru, Shelyn kembali unjuk kebolehan dalam sebuah pertunjukan di ESGE Park bersama grup Tabola Bale. Grup ini beranggotakan Michelle (vokal), Casey (gitar), Tien (keyboard), Biel (piano), dan Denis (bass).
Penampilannya di atas panggung bersama para musisi muda lain semakin menegaskan potensi Shelyn sebagai drummer cilik berbakat dari Papua. Selain musik, ia juga gemar mempelajari bahasa asing. Korea, Inggris, Mandarin, Jepang, hingga Arab menjadi bahasa-bahasa yang menarik perhatiannya.
Tak heran jika di luar kesibukan sekolah dan seni, Shelyn juga meluangkan waktu untuk belajar lima bahasa tersebut. Dengan dukungan keluarga, disiplin latihan, serta semangat belajar yang tinggi, perjalanan Shelyn Adlyani Hendroharto di dunia musik tampak menjanjikan





