Wednesday, January 21, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Nusantara

Pemindahan Ibu Kota Akhiri Tradisi Budaya Kekuasan Jawa

by kaha
0
15
VIEWS

Pemindahan Ibukota Jakarta sebetulnya bukanlah wacana baru. Sudah ada sejak kepemimpinan Presiden Seokarno dengan mengambil tempat Palangkara Raya, Kalimantan Tengah. Kalau selama Orde Baru rencana tak pernah terdengar, mungkin pemindahan ibukota itu dianggap belum penting.

Barulah setelah 21 tahun era reformasi berjalan, Presiden Joko Widodo mengangkat kembali rencana Presiden Soekarno itu. Sangat diluar dugaan, rencana itu langsung final sebulan belakangan ini, dengan mengambil tempat di Kalimantan Timur, yakni sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegar

Banyak pihak yang kontra dengan keputusan itu. Terutam dalam hal ketersediaan anggaran yang hampir mencapai Rp500 trilyun. Bahkan, dunia internasional pun juga khawatir pada dampak yang ditimbulkan, yakni berkuranya hutan Indonesia di Kalimantan setelah rusak berat akibat penambangan.

Namun di sisi lain, ada juga dampak perubahan postif dari sisi politik kekuasaan atas pemindahan ibukota tersebut. Pengamat sosial politik Fachry Ali mengatakan, begitu Presiden Joko Widodo mengumumkan pemindahan Ibukota Negara itu, pada Senin (26/8), maka dimulai lah periode yang disebut Post Java.

“Saya menyebut saat ini periode Post Java. Mengapa? Karena perubahan peta politik dan kekuasaan di Tanah Air yang semula berpusat pada tradisi dan gagasan Kebudayaan Jawa, yang berpusat pada kekuasaan elite, kini beralih kepada kekuasaan rakyat atau kekuasaan yang bersifat egaliter,”

ujar Fachry Ali usai memberikan masukan dan pandangan di acara Focus Grup Discussion (FGD) tentang Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) pemindahan Ibu Kota Jakarta ke Kalimanatan Timur yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu (18/9/2019).

FGD itu, dipimpin Menteri LHK Siti Nurbaya, sedangkan paparan KLHS disampaikan Irjen KLHK Laksmi Wijayanti, dan juga pandangan dari Judith J Dipodiputro selaku pegiat pemberdayaan ekonomi suku-suku asli dan masyarakat termarjinalkan.

Lebih jauh Facry Ali mengatakan, dalam gagasan politik Jawa, kekuasaan sangat elitis dan penguasa berada di tengah atau di atas rakyat. Politik Jawa berlangsung dalam jangka waktu sangat lama, sehingga memperngaruhi politik dan kekuasan di Tanah Air. Tetapi ketika situasi politik berubah yakni reformasi yang membuka kesempatan setiap rakyat bisa tampil dan bertarung dalam kontestasi politik, baik Pilkada maupun Pilpres, politik Jawa berangsur berubah.

“Perubahan drastis terjadi saat Jokowi terpilih sebagai Presiden, terutama ketika dia menegaskan akan memindahkan Ibukota Jakarta ke Kalimantan, dan kemudian secara resmi mengumumkan tempat ibu kota baru yakni di Kalimantan Timur, maka saya menilai, berakhirlah era kekuasaan Jawa,” papar Fachri Ali menjawab pertanyaan usai FGD.

Jadi, kata Fachry,

Jokowi adalah pemimpin yang dipilih oleh rakyat, bukan penunjukan dari elite.

Jadi dia murni pemimpin yang berasal dari rakyat. Meski sebelumnya Susilo Bambang Yudhoyono juga dipilih oleh rakyat dalam Pilpres langsung 2004 dan 2009, tetapi pandangan dan kebijakannya masih bergantung pada pola gagasan kekuasan Jawa.

Mengenai FGD yang diselenggarakan KLHK, Fachry Ali sangat memuji, bukan saja karena srikandi yang berbicara memimpin FGD semuanya sangat pandai. Posisi KLHK sangat penting dan strategis, mengingat dalam perbincangan publik mengenai pemindahan Ibu kota, fokus perhatian masyarakat Indonesia maupun dunia tertuju pada aspek lingkungan dan daya dukung wilayah Kalimantan.

“Inisiatif KLHK mengumpulkan elemen masyarakat yang ahli dalam berbagai bidang sangat baik dan strategis dan banyak masukan yang postif dari FGD ini. Jadi saya sangat mendukung KLHK untuk terus menggelar FGD yang lebih fokus lagi, sehingga sejarah baru pemindahan ibukota dan awal periode Post Java berjalan mulus,” ujar Fachry Ali. (kh)

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Ekonomi Kreatif Sebagai Mitigasi Resesi Ekonomi 2030
  • Menakar Peta Jalan Ekonomi Kreatif Menuju Keberlanjutan dan Kualitas
  • Dhani Rusman Orangtua Syafiq Pendaki hilang di Gunung Slamat. ‘Terima Kasih Anak Saya ditemukan’
  • SPHP  Beras diperpanjang : Strategi Jitu atau Sekadar Penunda Krisis Pangan?
  • Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

Recent Comments

    Archives

    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline