Cakraline.com. Padang – Selain mengunjungi kawasan Sitinjau Lauik Padang, Kamis (8/4) siang, Menteri Bappenas Suharso Monoarfa berserta rombongan langsung bergerak menuju daerah Sikabu Padang Pariaman guna melihat Main Stadium Sumbar.

Kagum, demikian kesan pertama yang didapat menteri saat berada didalam main stadium ini. View bukit yang mengelilingi kawasan diakui Suharso sangat indah dan eksotis. Struktur, tata bangun dan fasilitas stadion juga turut dikomentari mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut. Terlebih setelah dirinya mengetahui jika dana pembangunan main stadium sepenuhnya berasal dari APBD Sumatera Barat meski pembangunan stadion belum 100 persen rampung.
“Saya kagum dengan main stadion Sumbar. Strukturnya bagus, ditambah pemandangan sekeliling komplek begitu menawan. Tanpa APBN saja, Pemprov Sumbar sudah dapat membangun stadion dengan kualitas seperti ini. Apalagi jika dibantu dana pusat, pastinya lebih gagah, mendunia dan bisa menjadi stadion kebanggaan urang Minang,” ujar menteri Suharso.
Apalagi, sebut Suharso, Sumatera Barat terkenal sebagai lumbung bibit sepakbola nasional. Dia mengenang, sewaktu remaja, ia ingat akan tim PSP Padang yang menurutnya merupakan salah satu klub sepakbola terbaik di Indonesia.
“Sumbar terkenal suka melahirkan pemain sepakbola nasional. Dari bisik-bisik pak gubernur, Main Stadium Sikabu nantinya akan menjadi home base Semen Padang FC. Pasti, jika ada pertandingan, geliat ekonomi daerah, terutama warga sekitar stadium akan naik,” tambahnya.
Dia menjelaskan, ada beberapa cara untuk menyelesaikan Main Stadium Sumbar ini. Pertama, aset diserahkan ke pemerintah pusat dan pembangunan dipastikan berjalan. Kedua melalui kerjasama dengan pihak swasta. Terakhir lewat pinjaman yang dicicil melalui mekanisme tertentu. Terakhir, pemilik gelar Doktor Honoris Causa dari Central Queensland University Australia ini mengatakan, semuanya dikembalikan keperintah daerah. Cara mana yang akan ditempuh.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengutarakan,main stadium akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Barat. Sumbar Madani yang menjadi visi misi Mahyeldi Audy salah satu programnya yaitu pengembangan bakat generasi muda melalui seni dan olahraga.
“Rencananya, di main stadium akan dibangun juga fasilias olahraga lainnya, tidak hanya lapangan sepak bola. Nantinya akan ada fasilitas olahraga atletik, basket dan lain sebagainya. Disamping itu, juga diadakan kegiatan kesenian sebagai wadah generasi muda Minang menyalurkan bakat. Agendanya Sabtu dan Minggu tiap akhir pekan,” sebut buya Mahyeldi.
Gubernur menambahkan, selain fasilitas seni dan olahraga, pemerintah daerah akan membangun fasilitas wisata edukatif disekitar komplek stadion. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi alternatif hiburan bermanfaat bagi warga Sumatera Barat.
Pembangunan Main Stadium Sikabu yang dimulai sejak 2015 memakan biaya hingga Rp1,8 triliun dan masih kekurangan anggaran sebanyak Rp500 miliar hingga seluruh pengerjaan bangunan dan fasilitas rampung sempurna.
Tampak hadir mendampingi Menteri Bappenas dalam kunjungan tersebut, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Anggota DPRD Sumbar dan beberapa Kepala OPD Lingkup Pemprov Sumbar.