Rumah produksi United Nine Creative, SDN, BHD, Malaysia resmi meriis film ‘ Syetan Munafik” diawali dengan Gala Premiere Selasa 23 Desember 2025 di CGV Grand Indonesia, Jakarta.

Gala premiere juga membawa misi khusus sangat emosional menjalin silaturahmi sekaligus mengenang dedikasi dan karya pemeran utama film ini, Almarhum Ashraf Sinclair.
Toto Soegriwo, Komisaris PT. Edar Nuansa Cinema (ENC), mengatakan, “Film ini memiliki tempat yang sangat spesial. Selain menyuguhkan ketegangan horor yang berkualitas, momen ini kami dedikasikan untuk mengenang sahabat kami, Almarhum Ashraf Sinclair. Kami ingin masyarakat dapat kembali menikmati kepiawaian aktingnya di layar lebar,” kata Toto Soegriwo.
Dalam film ini juga menghadirkan momen awal perjalanan karir Asharf Sinclair di Malaysia. Film ini menjan jikan pengalaman sinematik yang mencekam dengan balutan pesan moral yang kuat, menggabungkan elemen tragedy, kegelapan, dan dunia misteri dengan sentuhan sinematik modern.
“Syetan Munafik” membawa penonton menelusuri tragedi yang terjadi 25 tahun silam, ketika sekalompok pelajar dilaporkan hilang setelah tersesat di alam fantasi, sebuah dimensi gelap yang hanya muncul bagi mereka yang melanggar batas tertentu. Alam ini dipenuhi suara-suara aneh, bayangan bergerak, dan makhluk halus yang seolah menungu mangsa berikutnya.
Tragedi tersebut menjadi misteri terbesar di institusi pendidikan itu. Tidak ada bukti, tidak ada saksi hidup, dan tida ada jawaban. Hanya legenda, cerita lisan, dan desas-desus yang terus menghantui generasi pelajar berikutnya.
Dua puluh lima tahun kemudian, sekelompokk pelajar baru yang tertarik dengan sejarah gelap kampus memutuskan untuk menyelidikinya. Mereka menemukan jurnal lama, catatan rahasia dan petunjuk yang menunjukkan bahwa tragedi itu bukan kebetulan. Seiring penyelidikan mereka, gangguan makhluk halus mulai muncul bayangan yang mengikuti mereka, bisikan ketika mereka sendirian, serta mimpi buruk yang saling berkaitan. Mereka tanpa sadar telah membuka portal lama yang seharusnya tetap tertutup.
Selain nama Ashraf Sinlair, film kolaborasi Malaysia dan Indonesia, dibintangi Zila Bakarin, Ruminah Sidek, Dato’ Jalaludin Hassan, Faizal Husin, Linda Hashim, Dea Lestari, Tessa Mariska.
Film ini menyajikan elemen horror modern, visual atmosferik, karakter berlapis dan ending yang mengejutkan. Dato’ Mohd Rusdi bin Shair selaku produser mengatakan, “Kolaborasi ini dirancang untuk membina jembatan kreatif antara dua industri besar di Asia Tenggara. Kami ingin menghasilkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi memiliki identitas tersendiri. “Syetan Munafik” adalah bukti komitmen kami untuk melahirkan karya berkelas internasional.” ujar produser Dato’ Mohd Rusdi bin Shair.
Teddy Pragi direktur ENC, menegaskan, “ Kehadiran film ini di penghujung tahun 2025 diharapkan dapat menjadi tontonan pilihan keluarga sekaligus pengobat rindu bagi para penggemar Almarhum Ashraf Sinclair,”
Film ini tayang Bandung , Sumedang, Tangerang Selatan dan Bogor, bekerjasalam antara UNC Internasional Indonesia dengan PT. Edar Nuansa Cinema (ENC). Kerjasama ini sekaligus untuk menciptakan ekosistem produksi yang lebih kuat, professional dan kompetitif bagi kedua Negara.
Sebagai wujud rasa empati dan simpati atas musibah yang dialami warga Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dalam acara Gala Premiere film “Syetan Munafik” panitia juga melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.





