Sunday, November 30, 2025
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Exclusive

Lidya  Pratiwi : Hidup aku nggak bisa berhenti begitu saja

by nona
October 21, 2020
0
0
SHARES

Cakraline.com. Jakarta – Kemunculan artis sinetron Lidya Pratiwi yang kini sudah berganti nama menjadi Maria Eleanor cukup mencuri perhatian masyarakat.  Lidya  menjalani pembebasan bersayat sejak tahun lalu, ia menjalani separuh masa tahanan dari 14 tahun vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Lidya-Pratiwi-siap-kembali-kedunia-entertaiment-foto-Instagram
Lidya-Pratiwi-siap-kembali-kedunia-entertaiment-foto-Instagram

Kembali ke masyarakat   Lidya berharap semua orang bisa menerima kehadirannya.  Lidya  berusaha melupakan masa lalunya. Ia  berencana kembali merintis karir  didunia sinetron yang telah membesarkan namanya. Berikut wawancara Cakraline.com dengan Lidya beberapa waktu lalu.

Bebas bersyarat 2017, kemana selama tujuh tahun  ini, sembunyi dimana ?

Lidya : Lama ya, tujuh tahun itu kemana  ya, menjalani kehidupan normal senormal-normalnya. Kegiatan masih minim,  kenapa aku  benar-benar  menjaga kegiatan diluar enggak terlalu banyak, masih menghargai proses hukum, biar selesai sampai habis. Aku menjaga menjaga proess hukum yang masih berjalan.

Kamu menjalani berapa lama ?

Lidya  : Tujuh tahun, ada remisi dan pembebasan bersyarat.

Apa yang pikirkan saat dapat pembebasan bersyarat ?

Lidya : Senang,senang banget. Khawatirnya masih banyak. Aduh mau ngapain nih. Mau ngapain diluar ? Bagaimana memulai. Di hari pertama ngapain habis itu. Kalau disana semua sudah ke program. Ada banyak kegiatan. Sampai dirumah mau ngapaian ya. Bingung.

Bagaimana mengembalikan rasa percaya diri  meski sudah tujuh tahun menghirup udara bebas ?

Lidya : Itu sih karena ada dukungan dari orang yang benar kenal aku. Pelan-pelan mereka membangunkan keyakinan aku, bahawa orang-orang akan bisa menerima. Biar bagaiamanpun posisi aku kan enggak seperti yang diberitakan pada umumnya. Cepat atau lembat ornag akan tahu bagaimana.

Mengembalikan kepercayaan diri itu memang sulit untuk keluar, bingung ya, berjalan waktu pelan –pelan lebih baik, lebih baik. Lebih berani ketemu orang. Ketakutan aku dua, pertama, aku dikhianatin oraNg lagi. Kedua takut masih ada tuduhan yang tidak sesuai.

Bagaimana mengatasai rasa takut itu ?

Lidya : berdoa, ngak ada lain. Berada dalam lingkungan yang baik baik saja, mendukung, semua positif. Mereka juga mensugesti aku berani menghadapi dunia luar.

Saat pertama menginjak dunia luar  apa yang kamu lakukan ?

Lidya : Apa ya,sujud syukur sebetulnya, jujur saja bingung mau ngapaian. Harus bagaimana ya,memulia apa, darimana. Aku hubungin teman-teman sekolah yang setia, mereka enggak berubah sedikitpun. Begitu juga keluaga mereka, semua baik.

Punya banyak teman ?

Lidya : Ada dua kelompok semua teman SMP. Mereka tetap yakin sosok aku yang dulu mereka kenal tetap seperti dulu. Mereka juga sering mengunjungi aku. Mereka pemberi semangat aku.

Selama tujuh tahun pindah rumah berapa kali ?

Lidya : Ngak pindah, tetap di Jakarta. Masih hati-hati dalam beraktifitas dan bergaul. Itu masa pemulihan aku. Banyak yang dicemasin, harus berjalan kearah mana ya, pekerjaan bagaiamna, pergaulan seperti apa ?

Berapa lama kamu bisa benar-benar punya rasa percaya diri lagi ?

Lidya :  Hampiir tujuh   sampai hari ini masih berproses bahwa orang-orang luar masih ada yang bisa aku percaya.

Sempat konseling dengan orang tertentu ?

Lidya : Ada, sampai sekarang masih. Motivasi mereka, meyakinkan orang diluar akan dengan sendirinya akan mengetahui keadaan sebenarnya. Akan bisa mengenal lebih mengenal sosok aku seperti apa. Aku harus lebih berani membuka diri.

Hidup aku nggak bisa berhenti begitu saja, jadi pelan-pelan ok, keyakinan keyakinan yang diberikan orang-ornag terdekat semuanya aku serap. Aku coba, selama aku berjalan hati-hati nggak mungkin kena lingkungan enggak baik lagi.

Masih Trauma ?

Lidya : Masih sangat, coba dibayangi saja, maksudnya, kehidupan masa remaja harus berhenti seperti itu.  Tiba-tiba semua terbalik, tak ada orang yang akan mencoba hidup seperti itu. Enggak ada. Trauma , trauma pada orang yang baru dikenal. Hati-hati banget, takut., trauma juga bagaimana nanti orang-orang menerima.

Iya, lihat saja pemberitaan mengarah ke aku sendiri, padahal sebenarnya tidak begitu. Kalau  saja pemberitaan berimbang, masih ok, hanya saja mengarah ke aku.

Jujur mungkin karena aku membatasi kegiatan jadi enggak ketakutan 100 persen enggak terbukti. Walaupun ada juga ketakutan itu. Misalnya, ada yang ngomong. ‘ Oo ini mirip ini ya. Bla bla, “ kan nggak nyaman. Orang cuma melihat luar, jadi bulan-bulan.

Kalau begitu apa yang kamu lakukan ?

Lidya : Diam. Aku tak perlu membuat berita lagi, sudah lelah mengalami 14 tahun ini, sudah capek. Melepaskan diri masalah, aku menghindari lingkungan dimana aku tersakiti. Aku harus keluar. Aku menghindar, tidak berkomunikasi dengan keluarga.

Hidup sendiri ?

Lidya : Ya dengan lingkungan baru.

Bagaimana dengan biaya hidup kamu ?

Lidya : Oo itu nggak usah dibahas. Yang pasti bukan jadi perempuan yang aneh-aneh. Ada yang percaya ngasih aku pekerjaan. Aku kerja, disebuah kantor pengacara, aku belajar hukum. Aku punya penghasilan. Dan selebihnya dipelihara sama yang diatas, buktinya aku sehat.

Enggak yang berubah dari dulu ?

Lidya : Karena nggak ada operasi-operasian. Masih asli haaaa

Dengan usia 33 apa yang ingin kamu bangun sekarang ?

Lidya : Banyak, mengembalikan yang hilang. Aku minta dukungan teman-teman agar kembali paling. Bisa enggak  kembaki ke dunia entertaimant.

Aku enggak pernah membayangkan hidup seperti ini. Pada saat itu aku lagi kerja baik-baik saja, jadwal syuting padat. Ada dua sinetron saat itu, waktu hanya dilokasi syuting tidak ditempat lain. Tiba-tiba semua hilang.

Kadang-kadang kamu merasa seperti bersalah engak sih ?

Lidya : Aku nggak mau jawab itu. Memberatkan untuk dijawab.

Apa pengalaman selama dalam penjara ?

Lidya : Pengalaman di asrama itu nano-nano ha..ha..

Kan disana  semua silih berganti, teman-teman maupun petugas silih berganti. Adaptasi yang tak pernah selesai.  Saat sudah merasa nyaman dengan lingkungan ini, terjadi perubahan. Adaptasi yang enggak berhenti-henti. Seram secara mental. Saking putus asanya, aku nggak lagi berpikir sudah berapa tahun dan sampai berapa tahun lagi disini. Sudah saja, pengen mati.

Kamu sempat mau bunuh diri, apa yang membuat kamu bisa bertahan ?

Lidya : sempat-sempat kepikiran itu, bukan satu dua kali. Itu masa-masa depresi yang enggak berkesudahan. Periodenya, aku sudah nggak ingat kapan, pasti setelah masa inkrah. Selama sidang aku masih bisa melihat dunia luar, bolak penjara dan pengadilan.

Pikiran itu (mau bunuh diri) muncul setelah putusan sidang. Ternyata tuhan merencanakan lain, tidak seperti itu. Jadi aku juga kembali berserah diri, percaya, ada hari esok, aku masih punya kesempatan menjalankan yang lain.

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Sambut Ramadhan Lagu ‘Tanda’  dinyanyikan Yura Yunita sudah diputar 39 juta kali
  • Fahmi Bo Ngajak  Rujuk, Mantan, ” Tanya Sama Anak-Anak Saja”
  • Pesan Mendalam Acha Septriasa di Film Air Mata Mualaf
  • Perceraian  Raisa  Andriana-Hamish Daud  Menunggu Putusan Verstek
  • Konser di Bawah LangitMu,  30 tahun Perjalanan Opick

Recent Comments

    Archives

    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline