Wednesday, January 21, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Nusantara

Kelemahan Implementasi UU Otsus Papua Ada Pada Pemerintah Pusat

by kaha
November 2, 2019
0
26
VIEWS

Senator asal Papua Barat Dr. Filep Wamafma, S.H., M. Hum. berpendapat, evaluasi Otonomi Khusus (Otsus) lebih utama dilakukan sebelum ada kebijakan pemerintah selanjutnya tentang pemekaran wilayah di Tanah Papua.

Senator-asal-Papua-Barat-Dr-Filep-Wamafma-SH-M-Hum
Senator asal Papua Barat Dr Filep Wamafma, SH M Hum

“Ketentuan itu sesuai dengan Pasal 78 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat,” ujar Filep Wamafma di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Kamis (31/10/2019) sore.

Ditegaskannya, Undang-undang itu telah mengatur, bahwa pelaksanaan UU dievaluasi setiap tahun. Evaluasi pertama harus dilakukan pada akhir tahun ke tiga sesudah undang-undang itu berlakukan.

“Apabila merujuk pada ketentuan tersebut maka pada tahun 2003 pemerintah sudah harus melakukan evaluasi,” tegas Filep.

Di sampaikan juga, penyampaian hasil evaluasi oleh pemerintah perlu disampaikan secara terbuka ke public, khususnya masyarakat Papua Barat dan Pemerintah Daerah.

Pemerintah dalam hal ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri) harusnya melakukan evaluasi internal di kementeriannya sendiri terkait implementasi UU Otsus tersebut.

“Oleh sebab itu kami mendesak Mendagri mengubah birokrasi di Kementerian Dalam Negeri khususnya Bidang Otsus bagi Papua,” imbau dia.

Ditegaskan Filep, Mendagri tak perlu mencari kesalahan dan kelemahan Pemerintah Daerah, karena mereka telah bekerja maksimal tanpa ada payung hukum sebagai rujukan dalam tatata kelola Otsus.

Kelemahan implementasi UU Otsus Papua berada pada Pemerintah Pusat. Salah satu kegagalan implementasi Otsus Papua karena tidak ada perangkat serta sistem yang baku, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Oleh sebab itu sebagai pertanggungjawaban politik maka pemerintah wajib mempertanggungjawabkannya di hadapan MPR RI,” tegas Filep.

Alasannya adalah, dasar pemberlakukan UU Otsus Papua adalah Tap MPR RI Nomor VIII/MPR/2000 dan TAP MPR IV/MPR/1999.

“Momen yang tepat saat ini adalah adanya pertanggungjawaban pemerintah terhadap implementasi Otsus di Provinsi Papua dan Papua Barat,” kata dia.

Apabila kebijakan pemerintah dalam proses percepatan membentuk pemekaran wilayah di Provinsi Papua, menurut dia hal itu juga penting, walaupun demikian jauh lebih penting adalah dilakukan evaluasi.

Sejarah pemberlakuan UU Otsus bagi Papua dan Papua Barat tidaklah mudah dan perlu adanya pertanggungjawaban. Harus ada evaluasi atas pelaksanaan UU Otsus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat, pungkas Filep.

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Ekonomi Kreatif Sebagai Mitigasi Resesi Ekonomi 2030
  • Menakar Peta Jalan Ekonomi Kreatif Menuju Keberlanjutan dan Kualitas
  • Dhani Rusman Orangtua Syafiq Pendaki hilang di Gunung Slamat. ‘Terima Kasih Anak Saya ditemukan’
  • SPHP  Beras diperpanjang : Strategi Jitu atau Sekadar Penunda Krisis Pangan?
  • Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

Recent Comments

    Archives

    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline