Cakraline.com. Jakarta – Tak ada perbedaan antaran Lebaran Idul Fitri tahun ini dengan sebelumnya bagi artis Ingrid Kansil. Seperti biasanya Ingrid baru pulang kampung ke Cianjur, setelah menyelesaikan sholat Id di dekat rumahnya.

“Hari pertama di kediaman kumpul dengan keluarga dari pihak suami, sore-nya mudik ke Cianjur , silaturahmi dengan Ayah Ibu dan keluarga besar di Cianjur,” ucap Ingrid Kansil
Meski begitu ibu satu anak ini mensyukuri kondisinya saat ini, menghabiskan waktu bersama keluarga besar dirasakan sebagai kebahagian tersendiri. Tak ada persiapan khusus Lebaran nanti, ia hanya menyiapkan menu andalan kesukaan suami yakni opor ayam, buras Makassar dan tape uli.
Buras merupakan ciri khas makanan bugis penggantinya Ketupat karena hari pertama itu yang ngumpul keluarga dari Suami yang notabene dari suku Bugis
Satu yang selalu dikangenin Ingrid Kansil adalah menu favorit masakan ibundanya dikampung yaitu sayur Ase.
“ Yang membedakan lebaran dikampung di Cianjur menu lebaran lebih variatif ada menu-menu buatan Ibu yang ngangenin nama- nya sayur Ase (isi nya sayuran cabai hijau dan daging sapi rasanya segar) , selain itu di kampung halaman masih terlihat Delman, sawah dan suasana pedesaan lainnya, ketemu kerabat, sepupu-sepupu yang sudah lama nggak jumpa sangat menyenangkan,” ungkap istri Syarief Hasan ini.
Dirumah maupun di kampung halaman Ingrid menyiapkan menu-menu favorit sekitar 150 sampai 200 orang. Semua merupakan makanan ringan, seperti snack untuk keponakana yang masih kecil. Untuk dikampung Ingrid menyiapkan konsumsi dalam jumlah banyak, sebab banyak keluarga yang akan silaturahmi kerumah orangtua. Konsumis tersebut sebagian disiapkan oleh keluarga, sebagian dipesan pada catering langganan.
Tradisi lebaran wajib mengenakan busana baru bagi Ingrid prinsip itu harus selalu ada. Karena hingga saat ini, memiliki baju baru bukan menjadi agenda utama. Ingrid memanfaatkan baju Lebaran tahun lalu yang masih bagus.
“ Menikmati Lebaran dengan baru tak harus wajib. Baju lama aja yang kondisinya masih bagus , kebaya dan kain tradisional,” jelas Ingrid. Tak lupa ia sudah menyiapkan hadiah buat ponakan.