Wednesday, January 21, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Isu Khusus

Duka Seorang Guru Disaat Muridnya Berbahagia

by sal
November 5, 2019
0
33
VIEWS

JAKARTA adalah Surga bagi anak-anak daerah. Bahkan juga bagi mereka yang sudah bukan millenial lagi. Kemilau lampu, gedung gedung pencakar langit, lalu lalang Jakarta yang tak pernah tidur, dan objek objek wisatanya membuat mereka happy.

Itulah sedikit gambaran umum kebahagiaan anak-anak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2019 Tingkat Nasional, yang digelar MPR RI sejak 28 Oktober 2019, dan puncaknya saat Grand Final pada Minggu (3/11/2019) kemarin.

Wajah tegang penuh doa, telihat jelas di paras para guru pendamping, agar murid-murid mereka memenangkan LCC bergengsi itu. Beda dengan ratusan siswa dan siswi pilihan sekolah masing masing dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Di samping antusias, derai tawa dan kagum melihat Gedung wakil rakyat yang megah itu, yang selama ini hanya mereka saksikan di layar kaca telivisi. Kini, mereka ada di dalamnya. Bertarung degan teman-teman mereka dari daerah lain, untuk sebuah predikat juara LCC.

Siti Sumiwati Rannu, guru PPKN SMAN 1 Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara, adalah salah satu guru pendamping yang tampak tegang dan terus berdoa untuk kemenanga murid-muridanya di tengah kekagumannya terhadap penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR itu.

Kata dia, banyak hal yang membuat dirinya terkesan, antara lain, sama seperti murid-muridnya, bisa memasuki gedung Parlemen yang sangat terkenal. Juga pada metode penyelenggaran LCC yang profesinal, bagus tatapanggungnya, pencahayaan dan lainnya.

Kebahagiaan lain di luar itu, adalah antusias murid-muridnya mengikuti LCC. “Saya sudah melihat kebahagiaan mereka sejak menaiki pesawat terbang. Mereka membayangkan indahnya Jakarta, berwibawanya gedung wakil rakyat dan beratnya persaingan di LCC,” ungkap dia.

Sumiwati mengaku, terpilihnya sekolah tempat dia mengajar untuk kedua kalinya mengikuti LCC 2019, setelah sebelumnya pada tahun 2015, adalah sebuah berkah. Kali ini kami berjuang lebih keras, menebus kebelumberhasilan di tahun 2015, kata dia.

Tetapi apa boleh buat, keberhasilan memang belum berpihak kepada sekolahnya, SMAN 1 Baubau terhenti di babak penyisihan. Bagi Sumiwati kenyataan itu memang pahit. “Kami sudah berusaha keras. Tetapi Tuhan masih menghendaki kami melakukan proses belajar dan mengajar lebih giat lagi,” ujar dia.

Tidak banyak orang yang tahu, sesungguhya kesedihan Sumiwati tidak hanya atas kegagalan sekolahnya meraih juara. Khabar teramat pilu diterimanya saat dia berjuang bersama murid-muridanya, bahwa ibundanya tercinta dipanggil Allah.

“Ingin saya pulang untuk bertemu ibunda untuk terakhir kalinya. Tetapi tak mungin. Saya takut anak-anak murid saya ikut sedih dan terganggu. Air mata saya tak terbendung, tercurah bagai hujan, tanpa dikatahui murid murid saya,” papar Sumiwati.

Perjuangan butuh pengorbanan, kata dia. Komunikasi dengan keluarganya di kampung banyak membatu tanggungjawabnya untuk tidak meninggalkan murid-muridnya yang sedang berkompetisi. “Allah maha tahu,” ujarnya degan suara lirih.

Entah apa yang terjadi, kalau kenyataan itu menimpa kita. Hanya ada ucapan salut dan, hebat yang bisa kita ucapakan untuk Sumiwati. Betapa besar tanggungjawab seorang guru pada muridnya. Pahlawan tanpa jasa. Itu yang sering kita dengar untuk profesi guru.

Pelaksanaan LCC tampak menegangkan bagi siswa-siswi peserta. Untuk memperoleh gelar juara harus melalui beberapa tahapan. Ada tahapan babak, perorangan atau sat lawan satu dan kelompok serta juga ada kemampuan analisis.

Di ujuk babak, akhirnya Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tenggarong, Kalimantan Timur, menjadi juara nasional LCC Empat Pilar MPR Tahun 2019, setelah mengguli SMAN 1 Brebes Jawa Tengah dan SMAN 2 Sampit Kalimantan Tengah.

Dalam grand final, SMAN 1 Tenggarong berhasil menjadi juara pertama setelah meraih poin 199, diikuti SMAN 2 Sampit yang meraih poin 172 sebagai juara kedua, dan SMAN 1 Brebes dengan nilai 160 di tempat ketiga.

 

Idis-Laena-bersama-pemenang-LCC-foto-Ist

Untuk diketahui, bahwa LCC Empat Pilar MPR RI tingkat SLTA diselenggaraka sudah sejak tahun 2017. Implementasinya dalam kehidupan kaum millenial menggembirakan. Terutama mereka sudah bisa menghargai perbedaan.

Karena itu, Sekjen MPR, Ma’ruf Cahyono mengungkapkan kegembiraannya atas dampak dari upaya pensosialisian Emat Pilar MPR; Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika itu melalu LCC itu.

“Melalui LCC interaksi dan rasa persatuan akan tumbuh. Dengan adanya kegiatan yang melibatkan para pemuda di Indonesia, prinsip Bhinneka Tunggal Ika akan terinternalisasi secara langsung,” kata dia.

Atas nama Setjen MPR, Ma’ruf mengucapkan selamat telah selesai mengikuti LCC. “Terimakasih kepada peserta yang telah mengikuti acara yang padat dengan diisi oleh karakter yang sportif dan toleransi,” ujanya.

Dikatakan, kegiatan LCC akan ada dari tahun ke tahun. Bila ada yang belum masuk grandfinal, bisa mempersiapkan diri lebih awal. “Yang paling penting, peserta bisa mengimplementasikan Empat Pilar MPR.”

Sementara Ketua Kelompok DPD di MPR yang juga anggota dewan juri Intsiawati Ayus mengapresiasi penguasaan materi Empat Pilar oleh para peserta. Intsiawati berharap MPR bisa menjadikan para peserta sebagai agen sosialisasi di daerah.

“Kalau soal penguasaan materi, tidak perlu diragukan. Hanya saja, bagaimana para peserta mampu mengaplikasikan Empat Pilar MPR dalam kehidupan sehari-hari di daerah masing-masing,” ujar dia.

Intsiawati berharap, ke depan metode sosialisasi melalui LCC bisa ditingkatkan. Karena sudah terbukti, metode ini cukup berhasil untuk mensosialisasikan empat pilar dikalangan siswa SLTA. Bahkan, MPR juga perlu mencarikan metode lain yang cocok bagi remaja, khususnya siswa-siswi SLTA.

Selain Intsiawati Ayus yang tampil sebagai juri, ada juga anggta MPR dari Fraksi Parai Golkar Idris Laena, Ketua Fraksi PAN MPR RI Ir H Alimin Abdullah dan anggota Fraksi PKS MPR Dr H Al Muzzammil Yusuf M.Si serta bebepa juri lainya.

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Ekonomi Kreatif Sebagai Mitigasi Resesi Ekonomi 2030
  • Menakar Peta Jalan Ekonomi Kreatif Menuju Keberlanjutan dan Kualitas
  • Dhani Rusman Orangtua Syafiq Pendaki hilang di Gunung Slamat. ‘Terima Kasih Anak Saya ditemukan’
  • SPHP  Beras diperpanjang : Strategi Jitu atau Sekadar Penunda Krisis Pangan?
  • Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

Recent Comments

    Archives

    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline