Wednesday, January 21, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Destinasi

Banyuwangi Layak Jadi Contoh Kabupaten Sukses Kembangkan Pariwisata

by sal
January 10, 2020
0
0
SHARES
17
VIEWS

Cakraline.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menilai Banyuwangi layak menjadi contoh kabupaten yang sukses dalam mengembangkan berbagai event kepariwisataan.

Menparekraf-Wishnutama-bersama-Bupati-Banyuwangi-abdullah-Azwar-Anaz-di-acara-Majestic-Banyuwangi-Festival-di-Balairung-Soesilo-Sudarman
Menparekraf-Wishnutama-bersama-Bupati-Banyuwangi-abdullah-Azwar-Anaz-di-acara-Majestic-Banyuwangi-Festival-di-Balairung-Soesilo-Sudarman

Untuk itu Banyuwangi dinilai bisa menjadi contoh kabupaten-kabupaten lain di Indonesia untuk mengemas suatu event lokal sehingga bisa menarik perhatian publik lebih luas.

Menparekraf Wishnutama saat peluncuran Calender of Event (CoE) bertema Majestic Banyuwangi Festival bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Balairung Soesilo Sudarman, Rabu (8/1/2020) mengapresiasi ide kreativitas Pemkab Banyuwangi itu untuk menggelar banyak event.

Hal itu memudahkan peran pemerintah pusat untuk mendorong daerah lain agar mereplikasi sukses tersebut. Sebab event pariwisata yang dikemas secara serius akan memberi dampak yang signifikan bagi masyarakat termasuk meningkatkan devisa bagi negara.

“Saya sangat mengapresiasi langkah pengembangan pariwisata di Banyuwangi. Sebenarnya itu memudahkan tugas kami untuk meyakinkan daerah-daerah lain bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif itu bisa membuat masyarakat jauh lebih sejahtera dan tentunya menjadikan pariwisata sebagai penghasil devisa terbesar kedua di Indonesia. Tapi kalau kita punya kabupaten-kabupaten seperti Banyuwangi, Insya Allah dalam waktu dekat devisa pariwisata bisa nomor satu,” katanya.

Wishnutama juga menceritakan pengalamannya saat baru dilantik menjadi Menparekraf oleh Presiden Joko Widodo. Banyak pertanyaan yang ditujukan kepada dirinya bagaimana dampak pariwisata dan ekonomi kreatif itu kalau digabungkan.

“Selalu yang saya sampaikan satu contoh, jika pariwisata dan ekonomi kreatif bila digabungkan, bisa berkolaborasi dengan baik, saling support satu sama lain contohnya Banyuwangi. Memang ini bukti bahwa pariwisata jika didukung dengan kemampuan kita berpikir dan berkreasi bisa memberikan dampak yang luar biasa,” katanya.

Menparekraf juga menjelaskan masih banyak yang mencibir dan memandang sebelah mata terkait penyelenggaraan event. Namun bila dilihat kebelakang penyelenggaran Asian Games 2018 bisa menjadi modal semangat yang membuktikan bahwa Indonesia mampu menggelar event berstandar internasional.

“Jika kita merenung ke belakang, melihat opening Asian Games 2018 yang sebelumnya banyak yang ‘under estimated’. Namun pada saat penyelenggaraan tersebut ternyata memukau mata dunia, seluruh masyarakat Indonesia begitu bangganya, dalam 2-3 jam masyarakat Indonesia bersatu namun habis itu ‘ramai’ lagi dan itu biasa. Tetapi paling tidak kita punya kebanggaan. Dan itu yang dilakukan Banyuwangi selama ini,” ujar Wishnutama.

Wishnutama juga berharap event-event di Banyuwangi bisa lebih baik, jika dikemas semakin sempurna. Satu ide juga dilemparkan Menparekraf agar Banyuwangi memiliki event yang sangat spektakuler yang bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak ke Banyuwangi.

“Bila saat ini pemerintah punya destinasi super prioritas. Kita juga bisa buat event-event yang spektakuler. Semoga Banyuwangi bisa menjadi contoh _from local to global_ ini yang saya harapkan ke depan, semoga semakin sukses dan menginspirasi kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga menjelaskan, sepanjang tahun 2020 ini Banyuwangi akan menggelar 123 agenda wisata. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 99 event. Hal ini merupakan upaya promosi dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke kabupaten berjuluk ‘Sunrise of Java’ itu.

“Festival bagi Banyuwangi bukan hanya bagian dari pariwisata tapi juga menjadi instrumen untuk menggerakkan banyak orang. Instrumen untuk menggerakkan birokrasi di tengah sekat ego sektoral yang tumbuh,” katanya.

Ia juga menjelaskan, dari banyaknya event yang digelar di Banyuwangi ternyata mempengaruhi peningkatan pendapatan perkapita masyarakat. Sedangkan di sisi masyarakat, pariwisata terbukti memberi dampak ekonomi positif. Pada 2010, pendapatan perkapita pertahun warga Banyuwangi hanya Rp20 juta. Pada 2018, angkanya naik drastis menjadi Rp48 juta.

Pada 2012 Banyuwangi Festival baru memiliki 10 event, meningkat di 2013 menjadi 15 event, 2014 dengan 23 event, 2015 (36 event), 2017 (72 event), 2018 (77 event), pada 2019 meningkat menjadi 99 event, dan pada 2020 ada 123 event.

Sejumlah atraksi baru juga bakal hadir meramaikan sepanjang 2020 ini, antara lain atraksi kopi di sejumlah sentra penghasil kopi, tidak lagi berpusat di Desa Adat Kemiren seperti tahun sebelumnya tetapi di tahun ini ada di perkebunan Kalibiru yang merupakan sentra kopi yang rutin mengekspor ribuan ton kopi ke Italia dan negara-negara lain di Eropa.

Anas menjelaskan, Banyuwangi bakal menggelar 15 festival kuliner yang mampu mengangkat usaha warung masyarakat dan usaha kuliner rumahan. Selain itu ada juga 15 ajang sport tourism seperti Banyuwangi International Geopark Walk dan World Surf League.

Banyuwangi Festival 2020 akan menghadirkan 15 festival kuliner, diantaranya Chocolate Food Festival, Muncar Food Festival, Bamboo Food Festival, Alaspurwo Food Festival, Cacalan Beach Food Festival, Marina Food Festival, Osing Food Festival, hingga Millennials Food Festival.

Sejumlah atraksi yang selama ini sukses menarik wisatawan juga kembali dihadirkan, seperti Jazz Pantai, Jazz Ijen, dan Festival Gandrung Sewu.

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Ekonomi Kreatif Sebagai Mitigasi Resesi Ekonomi 2030
  • Menakar Peta Jalan Ekonomi Kreatif Menuju Keberlanjutan dan Kualitas
  • Dhani Rusman Orangtua Syafiq Pendaki hilang di Gunung Slamat. ‘Terima Kasih Anak Saya ditemukan’
  • SPHP  Beras diperpanjang : Strategi Jitu atau Sekadar Penunda Krisis Pangan?
  • Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

Recent Comments

    Archives

    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline