Komedian Abdel Achrian, memenuhi janji untuk nyekar ke makam sahabatnya Simson Rarameha Ngadang, yang meninggalkan dunia beberapa waktu lalu. Abdel tak sempat mengantarkan Temon ke tempat istirahat terakhirnya karena sedang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Namun pada anak-anak Teman, yang ia berjanji akan ziarah ke makan teman seperjuangan sejak awal meniti karir di dunia hiburan. Banyak kenenganan yang begitu membekas.
Meski diliputi suasana duka, Abdel mencoba tegar di hadapan keluarga. Dia tak ingin terus larut dalam kesediha
n dan justru mengajak keluarga untuk mengenang sisi humoris Temon semasa hidup.
“Enggak juga sih (nangis terus), malah kita ketawa. Karena kita nggak mau sedih juga. Cerita yang dulu-dulu aja masa pertemanan mereka awal-awal ketemu,” ujar Wanti, kakak almarhum Temon.
Bagi keluarga besar Temon, sosok Abdel bukan lagi sekadar rekan kerja. Hubungan yang terjalin selama lebih dari tiga dekade membuat Abdel sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga mereka.
“Abdel tuh udah kayak keluarga. Sering main ke rumah,” tambah Wanti singkat.
Adik almarhum Temon, Jonathan, mengungkapkan betapa terpukulnya Abdel saat mengetahui kabar duka tersebut dari kejauhan.
“Menyesal banget ya dia, nyesal banget. Makanya dia nangis di kuburan. Terisak-isak, karena dia merasa… ‘Minta maaf, mohon maaf, saya nggak bisa datang lagi di Amerika’,” ungkap Jonathan saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Kesedihan Abdel tak bisa ditutupi. Istri Temon, Mae, menceritakan kondisi sang komedian yang datang ke rumah duka dengan raut wajah sembab. “Dia bilang apa matanya, matanya kayak bengkak ya. Sampai nangis terus di sana juga,” tutur Mae.





