Cakraline.com. Jakarta-Rencana pernikahan penyanyi Joy Tobing- Cahyo Purmono, tinggal selangkah lagi. Joy akan melakukan pemberkatan dengan Perwira TNI AD, pilot helicopter Apache pada 25 September mendatang di gereja di Jakarta.

Hingga saat ini Joy tidak menemukan kendala berarti untuk persiapan menikah. ” Kendalanya bang Cahyo sudah dipindah tugaskan ke Semarang sejak awal September lalu, jadi hubungan kami weekdays LDR, baru Weekend bertemu. Apalagi dalam mempersiapkan pernikahan ini, aku dan bang Cahyo tidak bisa dengan mudah bertemu untuk mengurus pernikahan, jadi kebanyakan aku yang urus,” ungkap Joy Tobing.
Usai pemberkatan, pada 29 Oktober menurut Joy akan dilakukan upacara adat Batak. Sedangkan untuk resespi akan digelar 31 Okterber.“Konsepnya nasional saja,” terang Joy.
Pesta upacara adat diadakan di gedung pertemuan Mulia Raja, sedangkan resepsi di Balai Sudirman, Jakarta. ” Kami mengadakannya tidak berlebihan. Karana situasi pandemi. Undangan terbatas,” jelasnya.
Untuk pesta adat maupun resepsi kata Joy waktunya mungkin bisa berubah-ubah tergantung perkembangan pandemi covid-19. ”Yang utama adalah pemberkatan, itu yang Sakral,” kata Joy.
Joy berkenalan dengan Cahyo pada 4 April 2021, diperkenalkan oleh teman dekatnya, seorang pendeta. Bersama pendeta perempuan itu Joy juga sering menjadi pendamping memberikan pelayan dan kebetulan suaminya juga pensiunan anggota TNI juga.
Perkenalan singkat tiga hari kemudian Cahyo melamar Joy. Joy mengaku, dia jatuh cinta pada pertemuan.
”Bisa dibilang aku sudah jatuh cinta sama dia pada pandangan pertama. Bahkan setelah pertemuan pertama kali itu, malamnya aku nggak bisa tidur, jantung berdebar-debar mikirin dia, gelisah dan ada sesuatu yang tiba-tiba kayak hilang dan pengen ketemu dia lagi,” kata Joy.
Dengan mata berbinar Joy menceritakan, ”Bang Cahyo juga merasakan hal yang sama, “ ujar Joy Tobing.
Pasangan ini sepakat pacaran setelah menikah.Tidak pacaran lama-lama. ”Masalah cocok itu kan berproses ya, kami sama-sama berasal dari latar belakang yang berbeda. Dia seorang perwira TNI AD, sedangkan aku seorang penyanyi. Belum lagi karakter dan sifat kami yang berbeda.Tapi kembali lagi seperti yang aku bilang diawal, bahwa dia adalah jawaban doa dari tuhan. Dan bang Cahyo juga,” jelas Joy.
Joy pernah gagal membina rumah tangga dengan Daniel Sinambela, tahun 2010 mereka cerai. Pernikahan itu dikarunia satu orang anak, Joshua. Sedangkan Cahyo, istrinya meninggal dunia. Pernikahan itu dikarunia dua orang anak laki-laki.
Joy menjanda selama tujuh tahun, sedangkan Cahyo menduda selama delapan tahun. ” Aku dan bang Cahyo sama-sama menjalani hidup 8 tahun sebagai single parents. Buat kami 8 tahun itu tidaklah mudah,” kata Joy.
Sebelumnya Joy sempat berpikir tak akan menikah lagi. Dia berubah pikiran setelah bertemu Cahyo. ”Banyak proses dan tantangan yang harus kami lewati. Bahkan aku dan bang Cahyo sama-sama nggak kepikiran akan menikah lagi. Memang kalau aku masih ada membuka diri untuk dekat dan jalan dengan teman laki-laki selama 8 tahun ini, sebelum berjumpa dengan bang Cahyo. Sejak almarhum isterinya meninggal…dia belum membuka hatinya untuk wanita lain. Baru sama aku inilah, dia buka hatinya, yaitu aku,” tutup Joy.