Sunday, November 30, 2025
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Nusantara

Arcandra Tahar : Mencermati Dampak Kebijakan Kendaraan Listrik di AS

by sal
January 28, 2021
0
0
SHARES

Cakraline.com. Jakarta – Amerika Serikat (AS) baru saja menjalani transisi pemerintahan dari Presiden Donald Trump dari partai Republik kepada Joseph (Joe) Biden yang didukung partai Demokrat. Saat kampanye pencalonan presiden, Joe Biden memiliki perhatian khusus terhadap pengembangan renewable energy, seperti halnya electric vihicle/EV( kendaraan listrik).

Arcandra-Tahar-Komisaris-Utama-PT-Perusahaan-Gas-Negara-PGN-foto-Instagram
Arcandra-Tahar-Komisaris-Utama-PT-Perusahaan-Gas-Negara-PGN-foto-Instagram

Jika menjadi presiden AS, Biden akan mendorong peralihan transportasi pribadi dari kendaraan berbahan bakar BBM ke EV. Untuk mewujudkan rencana itu, Biden akan membangun 500 ribu pengisi daya EV dan meningkatkan investasi di baterei listrik dan teknologi pendukungnya hingga USD 5 miliar dalam lima tahun ke depan. Bahkan Biden juga akan mendorong investasi besar untuk membiayai R & D dan pengembangan EV ini.

Sebagai negara konsumen minyak dan gas (migas) terbesar di dunia dan juga salah satu produsen migas terbesar, rencana Biden tentunya patut dicermati. Akankah kebijakan Amerika di sektor energi akan mengubah peta konsumsi migas, mengingat saat migas ini masih menjadi sumber energi utama di sana?

Jika menyimak proyeksi OPEC, sampai tahun 2040 nanti kehadiran EV akan mengkonversi penggunaan BBM sekitar 6 juta barel per hari di seluruh dunia. AS akan menjadi negara yang paling banyak mengganti (replacement) energi BBM ke listrik tersebut, mengingat populasi EV diprediksi menjadi yang terbesar di dunia.

Pada tahun 2030, kehadiran EV di AS akan memangkas konsumsi minyak sekitar 500 ribu barel per hari. Angka tersebut meningkat hingga mendekati 2 juta barel per hari di 2040.

Strategi-perusahaan-energi-di-AS-memang-berbeda-dengan-beberapa-perusahaan-energi-di-Eropa-foto-Instagram
Strategi-perusahaan-energi-di-AS-memang-berbeda-dengan-beberapa-perusahaan-energi-di-Eropa-foto-Instagram

Namun yang patut dicermati, kebijakan Biden untuk memperkuat renewable energy di Amerika sejauh ini berbeda dengan fokus dan strategi perusahaan-perusahaan energi besar di AS seperti Exxon, Chevron maupun ConocoPhillips

Tiga besar perusahaan energi fosil di Amerika berpartisipasi dalam menurunkan kandungan emisi carbon dengan cara mengurangi dampaknya terhadap lingkungan bukan mengganti sumber energinya dengan renewable. Perusahaan tersebut memanfaatkan CO2 untuk memproduksi energi fosil (CO2 injection misalnya) atau menyimpannya ke dalam bumi melalui program yang dinamakan Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS).

Sejak tahun 2018 Chevron telah mengalokasikan investasi sebesar $ 100 juta bagi pengembangan teknologi untuk mengurangi emisi gas buang. Chevron juga sudah berinvestasi hingga $ 1,1 miliar dalam program CCUS. Dengan strategi ini Chevron menargetkan terjadi pengurangan emisi gas methana 20-25% di tahun 2023.

Langkah yang sama juga dilakukan Exxon. Perusahaan ini sejak tahun 2000 sudah melakukan investasi hingga $ 10 miliar untuk mengembangkan tehnologi rendah emisi carbon. Tahun lalu, Exxon juga menambahkan investasinya $ 100 juta untuk menekan emisi gas buang. Targetnya tahun ini terjadi pengurangan emisi gas methane hingga 15%.

Strategi perusahaan energi di AS memang berbeda dengan beberapa perusahaan energi di Eropa. Jika di AS mereka tetap fokus dengan sumber energinya yaitu fosil dan mengembangkan teknologi untuk mengurangi emisi carbon, di Eropa justru banyak yang mulai mengalihkan sumber energinya ke renewable energy.

Contohnya Shell yang fokus mengembangkan bisnisnya ke energi rendah karbon seperti angin, matahari, gas alam, bio fuels dan hydrocarbon. Begitu juga dengan British Petroleum (BP) yang mengalihkan fokus bisnis energinya ke angin, matahari, bio fuels dan charging point untuk EV.

Strategi siapa yang akan memberi dampak terbaik? Setiap perusahaan tentu memiliki strategi yang sudah diperhitungkan sscara matang. Amerika dan Eropa juga memiliki karakter pasar/konsumen yang berbeda. Namun khusus di AS, mengacu data pada tahun 2019 konsumsi BBM lebih dari 20 juta barel per hari, EV hanya akan mengurangi konsumsi BBM sekitar 2 juta barel per day di tahun 2040. Mari kita tunggu.

#Arcandra Tahar Komisaris-Utama-PT-Perusahaan-Gas-Negara (PGN) 

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Sambut Ramadhan Lagu ‘Tanda’  dinyanyikan Yura Yunita sudah diputar 39 juta kali
  • Fahmi Bo Ngajak  Rujuk, Mantan, ” Tanya Sama Anak-Anak Saja”
  • Pesan Mendalam Acha Septriasa di Film Air Mata Mualaf
  • Perceraian  Raisa  Andriana-Hamish Daud  Menunggu Putusan Verstek
  • Konser di Bawah LangitMu,  30 tahun Perjalanan Opick

Recent Comments

    Archives

    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline