Wednesday, January 21, 2026
Cakraline
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
  • Home
  • Celebrity
    • Lifestyle
  • Female
    • Inspiratif
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Isu Khusus
  • Film & Musik
    • Fashion
    • Musik
  • travel
    • Destinasi
    • Galeri
  • Video & TV Streaming
  • Olahraga
    • Lokal
    • Internasional
Morning News
No Result
View All Result
Home Nusantara

179 KBD dan KBR akan Dibangun KLHK di DAS Solo dan Serayu

by kaha
February 16, 2020
0
0
SHARES
10
VIEWS

Cakraline.com. Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun ini  akan membangun 179 unit Kebun Bibit Desa (KBD) dan Kebun Bibit Rakyat (KBR) di DAS Solo dan DAS Serayu.

Presiden-Joko-Widodo-dan-Menteri-KLH-Siti-Nurbaya-bincang-bincang-seputar-pembangunan-areal-179-unit-KBD-dan-KBR-di-DAS-Solo-dan-DAS-Serayu-Sabtu-15-02-2020.-Ist.
Presiden-Joko-Widodo-dan-Menteri-KLH-Siti-Nurbaya-bincang-bincang-seputar-pembangunan-areal-179-unit-KBD-dan-KBR-di-DAS-Solo-dan-DAS-Serayu-Sabtu-15-02-2020.-Ist.

“Pemerintah akan terus melakukan secara intensif upaya rehabilitasi lingkungan untuk mengurangi lahan kritis,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (HK) Siti Nurbaya Bakar, di Jakarta, Minggu (16/2).

Ditegaskan Siti Nurbaya, upaya  ini perlu didukung suplai bibit melalui KBD dan KBR yang harus tersedia di tempat-tempat yang harus dilakukan rehabilitasi.

Untuk itu, lanjut Siti, di Desa Jatisari akan dibangun KBD oleh kelompok Mulyo Jati dengan kapasitas bibit 60.000 batang ditambah bibit yang ditanam masyarakat bersama Presiden. Total menjadi 82.500 batang.

Jenis bibit yang ditanam klengkeng (1.250 batang), durian (1.500 batang), alpukat (2.750 batang), petai (2.750 batang), sirsak (5.000 batang), jambu mete (5.000 batang), jengkol (2.000 batang), sengon laut (38.250 batang), sukun (1.000 batang), gayam (1.000 batang), beringin (1.000 batang), vetiver (17.000 batang) dan porang (4.000 batang).

Penjelasan Menteri KLHK Siti Nurbaya ini untuk menindaklanjuti apa yang diinginkan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi masyarakat Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri Sabtu (15/).

Siti Nurbaya yang ikut mendampingi kunjungan Presiden itu adalah untuk bersama-sama masyarakat melakukan rehabilitasi lahan dengan penanaman pohon dan tanaman vetiver guna mengatasi sedimentasi Dam (waduk) Gajah Mungkur.

Selain Siti Nurbaya, turut menyertai Presiden Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Siti Nurbaya, dalam mencegah erosi tebing serta mengurangi laju sedimentasi ke Dam Gajah Mungkur, selain dengan penanaman pohon juga dilakukan pembangunan Dam Penahan (Dpn) sebanyak 1 (satu) unit serta pembuatan teras bangku, guludan dan trucuk.

Selanjutnya, kata Siti, untuk pemanfaatan ruang di daerah rawan  erosi dan sedimentasi harus dibarengi dengan strategi konservasi yang mempertimbangkan karakteristik lahan.

“Penanganan erosi dan sedimentasi di bagian hulu DAS oleh KLHK harus menjadi program terintegrasi dengan edukasi masyarakat dalam  pemanfaatan dan pengelolaan lahan,” ujar dia.

Perhatian Khusus Presiden

Siti Nurbaya mengungkapkan, saat ini tercatat sekitar 14 juta ha lahan kritis, dan sudah sejak 2019 diberikan perhatian khusus oleh Presiden, dengan penanaman 203 ribu ha dari dana APBN. Sementara pada tahun 2020 sekitar 110 ribu Ha dengan APBN.

Penanaman ini juga harus dilakukan swasta, khususnya swasta usaha pertambangan seluas 200 ribu ha, sebagaimana perintah PP nomor 76 tahun 2008 tentang rehabilitasi dan reklamasi hutan dan revegetasi pada lahan kritis bekas tambang.

Seperti diketahui, dalam kunjungan Presiden Sabtu (15/2/2020) kemarin, dijelaskan bahwa, kombinasi penanaman pohon penting untuk melindungi Dam Gajah Mungkur dari pendangkalan akibat sedimen dari wilayah hulu waduk.

Penanaman ini juga sekaligus mengajak masyarakat untuk menanam lahan kritis secara tepat. “Ini ada pohon durian, sirsak dan klengkeng. Ini baik untuk ditanam di tempat curam rawan longsor daerah hulu,” jelas Presiden Jokowi, di hadapan masyarakat Desa Jatisari,

Presiden juga menjelaskan bahwa Dam Gajah Mungkur yang merupakan infrastruktur sumberdaya air strategis nasional, laju sedimentasi total pertahunnya mencapai sebesar 3,2 juta m3/ tahun. Setiap tahun perlu dilakukan pengerukan.

Penanaman pohon dan vetiver oleh Presiden di Desa Jatisari dalah karena Desa Jatisari masuk salah satu Sub DAS Keduang dari 10 Sub DAS di Daerah Tangkapan Air (DTA) Dam Gajah Mungkur, yang menyuplai sedimen paling besar ke dalam badan Dam Gajah Mungkur, yaitu sedimen sebesar 1,2 juta m3/tahun atau menyumbangkan 37,5 persen dari total sedimen yang masuk. 

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Ekonomi Kreatif Sebagai Mitigasi Resesi Ekonomi 2030
  • Menakar Peta Jalan Ekonomi Kreatif Menuju Keberlanjutan dan Kualitas
  • Dhani Rusman Orangtua Syafiq Pendaki hilang di Gunung Slamat. ‘Terima Kasih Anak Saya ditemukan’
  • SPHP  Beras diperpanjang : Strategi Jitu atau Sekadar Penunda Krisis Pangan?
  • Refleksi Kebijakan Dalam Sudut Pandang Perempuan

Recent Comments

    Archives

    • January 2026
    • December 2025
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • May 2025
    • April 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • December 2024
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • July 2024
    • June 2024
    • May 2024
    • April 2024
    • March 2024
    • February 2024
    • January 2024
    • December 2023
    • November 2023
    • October 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • May 2023
    • April 2023
    • March 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • December 2022
    • November 2022
    • October 2022
    • September 2022
    • August 2022
    • July 2022
    • June 2022
    • May 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • January 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • August 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • August 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • May 2020
    • April 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • November 2019
    • October 2019
    • September 2019

    Categories

    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Inspiratif
    • Isu Khusus
    • Kolom Mahasiswa
    • Musik
    • Nusantara
    • Regional
    • Transportasi

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    • Destinasi
    • Ekonomi
    • Event
    • Exclusive
    • Fashion
    • Film
    • Galeri
    • Home
    • Inspiratif
    • Internasional
    • Isu Khusus
    • Kontak
    • Lifestyle
    • Lokal
    • Musik
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Politik
    • Regional
    • Susunan Redaksi

    © 2024 Cakraline

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Celebrity
      • Lifestyle
    • Female
      • Inspiratif
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Politik
      • Isu Khusus
    • Film & Musik
      • Fashion
      • Musik
    • travel
      • Destinasi
      • Galeri
    • Video & TV Streaming
    • Olahraga
      • Lokal
      • Internasional

    © 2024 Cakraline